Bitcoin Anjlok ke Level Terendah dalam Enam Pekan, Ini Pemicunya

CNN Indonesia
Jumat, 30 Okt 2026 11:41 WIB
FILE PHOTO: A stock graph is seen with a representation of bitcoin in this picture illustration taken taken March 13, 2020. REUTERS/Dado Ruvic/File Photo
Harga bitcoin anjlok menjadi US$77.646 per koin, level terendah dalam enam pekan pada Jumat (30/10) usai bursa kripto terbesar dunia, Binance, diretas. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic)
Jakarta, CNN Indonesia --

Harga bitcoin anjlok ke level terendah dalam enam pekan pada perdagangan Jumat (30/10).

Pelemahan terjadi setelah Binance, bursa kripto terbesar di dunia, melaporkan potensi peretasan dan membekukan aset kripto senilai US$3 miliar.

Mengutip Reuters, bitcoin turun sekitar 2 persen ke level US$77.646 per koin. Lalu, Ethereum juga merosot sekitar 2 persen ke level US$2.238,76 per koin, level terendah dalam dua bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, BNB anjlok lebih dari 8 persen dalam 24 jam terakhir ke level US$694 berdasarkan data CoinGecko.

Tekanan turut menjalar ke saham perusahaan yang berkaitan dengan industri kripto. Saham Coinbase Global turun 4,8 persen, sedangkan saham Strategy merosot hampir 6 persen dalam perdagangan lanjutan di Amerika Serikat (AS).

Binance menyatakan telah membekukan aset kripto senilai US$3 miliar pada Kamis (29/10) saat menyelidiki potensi pelanggaran keamanan.

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena perusahaan bekerja sama dengan aparat penegak hukum, penerbit token, perusahaan intelijen blockchain, dan mitra industri untuk melacak serta membekukan aset tambahan.

Salah satu pendiri Binance, Yi He, mengatakan perusahaan akan menanggung seluruh kerugian akibat peretasan tersebut.

"Binance akan menanggung seluruh kerugian akibat peretasan," kata Yi He tanpa memberikan perincian lebih lanjut mengenai insiden tersebut.

Sementara itu, salah satu pendiri Binance lainnya, Changpeng Zhao, menyebut insiden tersebut tampak seperti peretasan melalui unggahan di platform X.

Sejumlah penerbit aset kripto juga ikut membekukan dana yang berkaitan dengan insiden tersebut. Tether membekukan aset hampir US$1,57 miliar, sedangkan Circle membekukan lebih dari US$800 juta. Ripple turut membekukan dana sekitar US$200 juta.

Perusahaan kripto World Liberty Financial yang memiliki keterkaitan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan keluarganya juga bekerja sama dengan kustodian kripto BitGo untuk membekukan dana terkait. Yi He menyebut sekitar US$27 juta dalam bentuk stablecoin dan token World Liberty senilai sekitar US$2 juta telah dibekukan.

Binance mengatakan dana pengguna tetap aman dan perusahaan tengah melakukan pemeriksaan keamanan. Penarikan dana akan kembali dibuka setelah persoalan sepenuhnya diselesaikan.

Sebagai langkah pencegahan, Binance juga menghentikan sementara perdagangan di platform Binance Alpha.

CEO perusahaan intelijen blockchain Arkham Miguel Morel mengatakan data menunjukkan miliaran dolar aset tampaknya telah dicuri dari Binance oleh pihak yang belum diketahui. Namun, penyebab pasti insiden tersebut belum dikonfirmasi.

Perusahaan analitik blockchain Chainalysis menyebut dugaan peretasan itu berpotensi menjadi salah satu pencurian aset kripto terbesar yang pernah terjadi.

Insiden tersebut menambah daftar pencurian aset digital di industri kripto. Peneliti TRM Labs mencatat pelaku serangan mencuri aset kripto senilai US$2,9 miliar melalui hampir 150 serangan sepanjang tahun lalu. Pada September lalu, bursa kripto Bitget juga melaporkan sekitar US$350 juta aset kripto dicuri dari platformnya.

Binance sendiri memiliki dana perlindungan aset pengguna atau Secure Asset Fund for Users (SAFU), yang seluruhnya disimpan dalam bentuk bitcoin untuk melindungi aset pengguna jika terjadi pelanggaran keamanan.

Berdasarkan laporan tahunan 2024, Binance memiliki lebih dari 335 juta pengguna terdaftar dan mengelola aset sekitar US$160 miliar.

Sementara itu, Binance.US dan Coinbase menyatakan tidak terdampak oleh insiden keamanan tersebut.

[Gambas:Video CNN]

(lau/pta)
LIHAT SELENGKAPNYA