Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri berbagi jurus dalam mengamankan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia.
Jurus itu disampaikan Simon dalam sebuah unggahan video di akun Instagram resmi Pertamina pada Sabtu (24/10).
"Pertamina mengemban amanah untuk memastikan pasokan BBM tersedia untuk masyarakat di seluruh Indonesia. Kami memahami bahwa ketersediaan BBM Pertamina harus terus terjaga," ujar Simon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai bentuk perbaikan layanan, lanjut Simon, Pertamina menetapkan tiga komitmen strategis yang dijalankan.
Pertama, menyoal penambahan pasokan. Pertamina akan menambah pasokan BBM dan memperkuat proses distribusi hingga ke SPBU di setiap daerah.
"Sehingga setiap daerah memiliki stok [BBM] yang memadai," kata Simon.
Selain itu, Pertamina juga akan menambah jam operasi dan jumlah petugas SPBU.
"Dalam kondisi tertentu, kami menambah jam operasi, mobil tangki, dan petugas [SPBU], sehingga pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih andal," tambahnya.
Tak cuma itu, Pertamina juga menyiapkan beberapa layanan tambahan yang tersedia dalam bentuk SPBU modular dan layanan pengisian BBM kemasan.
Dalam layanan kemasan, nantinya BBM bisa langsung dibawa konsumen ke kendaraan yang dituju saat berada di SPBU.
"Kami adalah pelayan masyarakat. Tugas kami adalah melayani kebutuhan BBM seluruh rakyat Indonesia," tegas Simon.
Masih dalam unggahan yang sama, Simon juga mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kepercayaan yang telah diberikan masyarakat Indonesia kepada Pertamina.
"Pertamina akan terus bekerja sama dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan keandalan pasokan dan senantiasa berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," pungkasnya.
(asr)
