Dasco Ajak 'Buy Indonesia' usai IHSG Melemah ke Bawah 5.000

tim | CNN Indonesia
Selasa, 20 Okt 2026 18:21 WIB
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kiri) bersama CEO Danantara Rosan Roeslani memberikan keterangan pers saat memantau penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (16/10/2026). Dalam konferensi pers ters
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco serukan ajakan Buy Indonesia di tengah gejolak pasar saham. Ia percaya fundamental ekonomi kuat dapat mengatasi tekanan. (FOTO:ANTARA/Hafidz Mubarak A).
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyerukan ajakan "Buy Indonesia" di tengah gejolak pasar saham yang sempat membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh ke bawah level 5.000.

Ia menilai fundamental ekonomi yang kuat dan kebersamaan menjadi modal bagi Indonesia untuk melewati tekanan di pasar modal.

Ajakan tersebut disampaikan Dasco melalui unggahan akun Instagram pribadinya @sufmi_dasco. Ia menyinggung keluarnya dana investor dan tekanan terhadap peringkat pasar, tetapi menilai kondisi itu tak seharusnya menghilangkan kepercayaan terhadap bursa domestik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan kebersamaan Indonesia dan fundamental yang kuat, bursa kita kembali baik. Buy Indonesia," tulis Dasco dalam unggahannya.

[Gambas:Instagram]

Dasco mengatakan Indonesia mampu melewati gejolak pasar apabila ditopang fundamental yang kuat dan langkah yang tepat.

Dia juga menyatakan Indonesia perlu menghormati penilaian lembaga pemeringkat, tetapi tetap independen dalam menentukan langkah untuk menghadapi tekanan.

"Biarpun uang keluar, biarpun rating bertubi-tubi hantam, tetapi dengan fundamental yang kuat dan langkah yang diambil tepat, kita mampu melewati," lanjutnya.

Dasco juga mengajak masyarakat menjaga optimisme dan kepercayaan terhadap bursa RI di tengah tekanan pasar.

"Fundamental yang kuat dan kebersamaan menjadi modal kita melewati tantangan. Dengan langkah yang tepat, mari terus menjaga optimisme dan kepercayaan terhadap bursa Indonesia," tulis Dasco.

Sebelumnya, IHSG ditutup melemah 11,57 persen ke level 5.185 pada Jumat (16/10). Tekanan berlanjut pada Senin (19/10), ketika indeks dibuka anjlok 4,31 persen ke level 4.961 dan ditutup di posisi 4.996, turun 3,64 persen.

Gejolak pasar terjadi setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan konsultasi atas usulan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia dari kategori pasar berkembang (emerging market) menjadi pasar mandiri (standalone market).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengakui pengumuman tersebut berdampak langsung terhadap pelemahan nilai tukar rupiah.

IHSG kemudian berbalik menguat pada Selasa (20/10), ditutup naik 282,27 poin atau 5,65 persen ke level 5.278. Mengutip RTI Infokom, nilai transaksi saham pada perdagangan tersebut mencapai Rp26,54 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 56,78 miliar saham.

(del/ins)