Sebanyak 7 perjalanan kereta rel listrik (KRL) pada lintas Bogor dibatalkan pada Senin (19/10) imbas perbaikan kereta yang dilakukan oleh KAI dan INKA.
Atas nama pengelola, VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menyampaikan permohonan maaf adanya pengaturan pola perjalanan akibat pembatalan ini.
Ia menjelaskan pembatalan sejumlah perjalanan tersebut dikarenakan dua rangkaian yang masih dilakukan proses perbaikan oleh tim teknis KAI Commuter dan INKA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami terus berupaya untuk memaksimalkan waktu perbaikan dengan tetap berpedoman pada standardisasi faktor keselamatan dan keandalan sarana sebelum beroperasi," ujar Karina dalam keterangan tertulis, Minggu (18/10).
Lihat Juga :REKOMENDASI SAHAM Deret Saham Berpotensi Cuan usai IHSG Anjlok Imbas Pengumuman MSCI |
Karina menyadari Senin merupakan hari dengan volume pengguna tertinggi setelah para pengguna regular atau pekerja berakhir pekan dan kembali untuk beraktivitas.
Oleh karena itu, ia mengimbau pengguna KRL agar merencanakan dan mengatur kembali alternatif jadwal-jadwal perjalanan lainnya yang tersedia.
Berikut jadwal perjalanan KRL yang dibatalkan imbas pengaturan pola operasi hari ini:
1. Commuter Line No.1157 (Bogor-Jakarta Kota) dengan jadwal keberangkatan pukul 04:03 WIB, perjalanan dibatalkan.
2. Commuter Line No.1154 (Jakarta Kota-Bogor) dengan jadwal keberangkatan pukul 05:36 WIB, perjalanan dibatalkan.
3. Commuter Line No.1013A (Bogor-Manggarai dengan jadwal keberangkatan pukul 07:16 WIB, perjalanan dibatalkan.
4. Commuter Line No.1014 (Manggarai-Bogor) dengan jadwal keberangkatan pukul 08:37 WIB, perjalanan dibatalkan.
5. Commuter Line No.1124F (Depok-Bogor) dengan jadwal keberangkatan pukul 05:33 WIB, perjalanan dibatalkan.
6. Commuter Line No.1195F (Cilebut-Jakarta Kota) dengan jadwal keberangkatan pukul 06:22 WIB, perjalanan dibatalkan.
7. Commuter Line No.1192F (Jakarta Kota-Depok) dengan jadwal keberangkatan pukul 07:48 WIB, perjalanan dibatalkan.
Lihat Juga : |
Permasalahan yang menimpa kereta produksi PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA telah mendapat perhatian Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin.
Bobby mengaku paham akan kondisi yang dirasakan pelanggan akibat kendala pada sejumlah rangkaian KRL produksi INKA.
"Kami sangat memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan ketika perjalanan terganggu, terlebih pada jam sibuk saat kebutuhan mobilitas sangat tinggi. Kami menangani kendala pada KRL INKA ini dengan serius. Layanan kepada masyarakat harus tetap terjaga, aman, dan nyaman," ujar Bobby dalam keterangan tertulis, Jumat (16/10).
Ia mengatakan KAl telah meminta setiap temuan teknis pada rangkaian ditangani secara menyeluruh.
INKA sebagai manufaktur sarana diminta memastikan setiap langkah korektif dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan evaluasi teknis yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Kami membutuhkan tindak lanjut yang cepat dan tuntas. Setiap kendala harus diketahui akar masalahnya, kemudian diselesaikan dengan langkah korektif yang tepat. KAl akan terus mengawal proses ini sampai keandalan rangkaian benar-benar dapat dijaga dalam operasional," ujar Bobby.
Tujuh trainset KRL iE305/CLI-225 produksi INKA sejatinya telah menjalani program pemeriksaan dan perawatan secara bertahap.
Rangkaian terakhir pun sudah menyelesaikan program tersebut pada 5 Oktober 2026 dan seluruh tujuh trainset kembali mendukung pelayanan Bogor Line mulai 6 Oktober 2026.
Namun, menurut temuan KAI, masih terdapat beberapa catatan teknis setelah rangkaian kembali beroperasi. Seluruh temuan tersebut telah disampaikan KAI kepada INKA agar mendapatkan penanganan.
(dhz/pta)
