PT Pertamina Patra Niaga memperkuat distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Bali dengan menyiagakan 108 mobil tangki, menambah personel lintas daerah, serta mengoperasikan terminal BBM selama 24 jam.
Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemulihan layanan dan mengurai antrean di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan berbagai langkah operasional dilakukan secara terintegrasi untuk mempercepat penyaluran BBM ke SPBU dan membantu mengurai antrean.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan distribusi BBM di Bali melalui penguatan armada mobil tangki, dukungan personel lintas daerah, operasional terminal selama 24 jam, serta optimalisasi pasokan melalui kapal yang telah bersandar," ujar Kitty dalam keterangan tertulis, Kamis (15/10).
Lihat Juga : |
"Seluruh upaya ini dilakukan untuk mempercepat penyaluran BBM ke SPBU, membantu mengurai antrean, dan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan BBM," lanjutnya.
Penguatan distribusi dilakukan dengan menyiagakan 108 mobil tangki, terdiri dari 99 unit mobil tangki siaga dan sembilan unit mobil tangki tambahan melalui skema spot charter.
Distribusi juga didukung 465 Awak Mobil Tangki (AMT), termasuk 365 personel siaga dan 100 personel bantuan lintas daerah. Penambahan armada dan personel tersebut ditujukan untuk mempercepat penyaluran BBM dari terminal menuju SPBU.
Selain itu, Fuel Terminal (FT) Sanggaran dan Integrated Terminal (IT) Manggis dioperasikan selama 24 jam. Penguatan pasokan juga dilakukan melalui kedatangan kapal pengangkut BBM yang telah bersandar agar penerimaan dan penyaluran BBM dapat terus dioptimalkan sesuai kebutuhan di lapangan.
Untuk memperluas akses masyarakat terhadap BBM, Pertamina Patra Niaga juga mengoperasikan 66 SPBU selama 24 jam di wilayah Denpasar dan Badung.
Pengoperasian tersebut diharapkan memberi masyarakat lebih banyak pilihan waktu untuk mengisi BBM sekaligus mendukung pemulihan layanan di berbagai wilayah Bali.
Di tengah percepatan distribusi, Pertamina Patra Niaga menyatakan tetap mengutamakan keselamatan personel. Setiap AMT diwajibkan menjalani pemeriksaan kesiapan kerja atau fit to work sebelum bertugas.
Pengaturan rotasi kerja juga diterapkan untuk menjaga stamina personel dan mencegah kelelahan, sehingga penyaluran BBM dapat berlangsung dengan aman.
Pertamina Patra Niaga menyatakan terus memperkuat koordinasi dan mengoptimalkan seluruh rantai distribusi BBM untuk mendukung pemulihan layanan di Bali.
Masyarakat dapat memantau informasi mengenai SPBU yang dapat dikunjungi melalui akun Instagram resmi Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, @pertaminabali, sebelum menuju SPBU.
(lau/pta)