Bos Agrinas Sebut 159 Manajer Kopdes Merah Putih Mundur

CNN Indonesia
Rabu, 14 Okt 2026 16:56 WIB
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota menyatakan hingga saat ini belum ada keputusan untuk menunda impor 105 ribu mobil pikap dari India untuk kebutuhan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) Joao Angelo De Sousa Mota mengungkapkan 159 manajer Kopdes Merah Putih resmi mengundurkan diri. (CNN Indonesia/ Laurent Nabila).
Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) Joao Angelo De Sousa Mota mengungkapkan 159 manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) resmi mengundurkan diri.

Adapun pengunduran diri itu terjadi tepat ketika sebanyak 8.000 unit Kopdes Merah Putih ditargetkan mulai beroperasi pekan ini.

"Operasi 8.000. (Mengundurkan diri sebanyak) 159 orang," kata Joao saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Rabu (14/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati demikian, Joao memastikan tidak ada kerugian negara dari mundurnya para manajer Kopdes Merah Putih itu.

"Itu kan anak bangsa, tidak ada yang rugi. Kalau saya dibina boleh lah," tegasnya.

Sementara itu, ⁠Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan pihaknya bakal melakukan pemantauan dan pengawasan serentak terhadap 8.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) di seluruh Indonesia mulai besok.

Pria yang akrab disapa Zulhas itu mengatakan langkah itu dilakukan bersama seluruh kementerian, jajaran TNI, dan pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan pasokan barang-barang subsidi, mengecek langsung kendala operasional, dan kelancaran rantai pasok di lapangan.

"Saudara-saudara, mulai besok kita akan melakukan monitoring, ya, sebenarnya ya ke seluruh apa namanya Kopdes ini. 8.000 dulu pertama," ujar Zulhas.

Ia menyampaikan bahwa dari target moderat sebanyak 35 ribu unit hingga akhir tahun, sekitar 29 ribu unit telah siap dan 8.000 di antaranya menjadi fokus pemenuhan pasokan dalam minggu ini.

Adapun barang-barang yang didistribusikan mencakup pupuk, gula, minyak goreng, gas LPG, hingga beras subsidi SPHP dari Bulog.

Zulhas mengatakan bahwa program Kopdes Merah Putih merupakan proyek raksasa yang mengoordinasikan hampir seluruh lembaga pemerintah hingga tingkat camat dan kepala desa.

Karena itu, ia mengakui Kopdes Merah Putih belum bisa langsung berjalan mandiri secara instan dan membutuhkan waktu penyesuaian.

Zulhas pun memperkirakan Kopdes Merah Putih membutuhkan waktu pembimbingan dan penguatan selama kurun waktu satu hingga dua tahun

"Memang saya kira setahun 2 tahun makanya masih Agrinas, karena itu perlu juga penguatan-penguatan, bimbingan, arahan sehingga ini bisa berjalan dengan baik dalam 2 tahun. Kalau 2 tahun sudah bagus, tentu dia akan berjalan dengan sendirinya," lanjutnya.

[Gambas:Video CNN]

(fln/sfr)