Telkomsel Hadirkan Jaringan Terdepan dan Terluas di MotoGP Mandalika

Telkomsel | CNN Indonesia
Senin, 12 Okt 2026 15:18 WIB
Telkomsel
Foto: Arsip Telkomsel
Jakarta, CNN Indonesia --

Telkomsel memperkuat jaringan 4G dan 5G dalam mendukung kelancaran gelaran MotoGP Mandalika 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 9-11 Oktober 2026.

Penguatan ini dilakukan untuk menghadirkan pengalaman komunikasi dan akses digital terbaik bagi masyarakat, wisatawan, peserta, maupun seluruh pihak yang terlibat selama penyelenggaraan event internasional tersebut.

Optimalisasi jaringan dilakukan di 30 Point of Interest (POI) karena menjadi pusat aktivitas pengunjung. Titik-titik tersebut mencakup area utama sirkuit, akses bandara dan pelabuhan, jalur menuju Mandalika, kawasan perhotelan dan hospitality, hingga sejumlah lokasi rekreasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam menopang kebutuhan komunikasi pelanggan, Telkomsel menyiagakan 279 BTS 4G dan 17 BTS 5G yang tersebar di seluruh titik strategis. Khusus di kawasan utama Sirkuit Mandalika, Telkomsel melakukan penambahan kapasitas melalui 27 BTS 4G dan 9 BTS 5G.

Penguatan jaringan 5G tersebut juga telah memanfaatkan frekuensi baru 2600 MHz, yang dioptimalkan untuk menghadirkan kapasitas jaringan lebih besar serta pengalaman akses broadband yang semakin optimal di tengah tingginya kepadatan pengguna selama gelaran berlangsung.

Vice President Area Network Operations Jawa Bali, Nugroho Adi Wibowo, mengatakan, gelaran balapan internasional di Mandalika menjadi salah satu momentum penting yang turut mendorong pariwisata dan ekonomi daerah.

"Telkomsel berkomitmen menghadirkan konektivitas terbaik melalui optimalisasi jaringan 4G dan 5G, termasuk pemanfaatan frekuensi 2600 MHz untuk layanan 5G, agar masyarakat, wisatawan, hingga seluruh pihak yang terlibat dapat tetap terhubung dan menikmati pengalaman digital secara optimal selama gelaran berlangsung," kata Nugroho dalam keterangan resmi dikutip Senin (12/10).


Penguatan infrastruktur juga dilakukan melalui pembangunan 7 site baru di dalam kawasan Sirkuit Mandalika.

Selain itu, Telkomsel menghadirkan tambahan 2 unit Compact Mobile Base Transceiver Station (COMBAT) untuk memperkuat kapasitas jaringan selama periode event.

Optimalisasi tersebut dipersiapkan untuk mengantisipasi lonjakan trafik dengan kapasitas layanan hingga sekitar 60 ribu pengguna selama gelaran berlangsung. Di sejumlah area premium dalam Sirkuit Mandalika.

Tidak hanya dari sisi jaringan, Telkomsel turut memperkuat kesiapan layanan pelanggan dengan menyiagakan personel yang tersebar di posko jaringan, area venue, serta sejumlah titik pelayanan.

Telkomsel menghadirkan 3 booth pelayanan pelanggan yang tersebar di sejumlah titik strategis, yakni Bandara Internasional Lombok, area Inner Circuit Sirkuit Mandalika, serta Bazaar Mandalika.

Kehadiran booth tersebut diperkuat dengan dukungan 30 outlet untuk mempermudah pelanggan mendapatkan berbagai produk dan layanan Telkomsel, termasuk kebutuhan registrasi pelanggan mancanegara, ketersediaan produk, serta informasi promo selama gelaran berlangsung.

Sejumlah penawaran khusus juga disiapkan selama periode gelaran, antara lain program telepon gratis ke semua operator setiap hari melalui *888*11# serta pilihan paket Internet Super Seru.

"Selain memastikan kesiapan infrastruktur jaringan, kami juga menghadirkan layanan pelanggan secara langsung di berbagai titik strategis. Kami berharap dukungan menyeluruh ini dapat memberikan kenyamanan bagi seluruh pengunjung sekaligus mendukung kesuksesan Mandalika sebagai salah satu destinasi sport tourism unggulan Indonesia," kata Nugroho.

Bagi pengunjung internasional, Telkomsel menyediakan layanan International Roaming yang bekerja sama dengan operator di 191 negara, memastikan mereka tetap terhubung dengan mudah dan terjangkau selama berada di Indonesia.

Kehadiran Telkomsel dalam gelaran internasional di Mandalika menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan jaringan terdepan dan terluas, sekaligus mendukung akselerasi ekosistem digital, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Barat serta Indonesia.

(inh)