Kisah BRILink Agen Kirana Perluas Inklusi Keuangan di Pedesaan

BRI | CNN Indonesia
Sabtu, 10 Okt 2026 17:05 WIB
BRI
(Foto: Arsip BRI)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memperluas inklusi keuangan hingga ke pelosok negeri melalui jaringan BRILink Agen seperti BRILink Agen Kirana di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, yang dikelola oleh Evi Susanti.

Kehadiran BRILink Agen Kirana ini menjadi perpanjangan tangan BRI untuk mendekatkan akses layanan keuangan, serta mendukung aktivitas perekonomian masyarakat pedesaan.

Perjalanan Evi menjadi BRILink Agen dimulai pada 2018, setelah ia memutuskan berhenti bekerja di sebuah perusahaan ekspedisi. Di tengah masa transisi tersebut, Evi mendapat tawaran dari petugas BRI untuk menjadi BRILink Agen sekaligus memperoleh pendampingan dalam memulai usahanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah mengundurkan diri, saya belum tahu akan menjalankan usaha apa. Kemudian ada petugas BRI yang datang dan menawarkan untuk menjadi BRILink Agen. Dari sana, saya mulai belajar dan didampingi untuk menjalankan usaha ini. Bahkan mereka juga sudah seperti teman. Kalau butuh bantuan apa pun, Mantri BRI responsnya cepat dan selalu membantu," kata Evi.

Menjalani pengalaman yang benar-benar baru sebagai BRILink Agen, Evi harus mempelajari berbagai hal dari awal, mulai menggunakan perangkat transaksi hingga memahami layanan yang dapat diberikan kepada masyarakat.

Seiring pemahaman yang mendalam terhadap beragam layanan BRI, peran Evi jadi semakin besar dalam membantu warga sekitar. Pengetahuan yang awalnya dipelajari sendiri untuk menjalankan usaha mulai dibagikan kepada masyarakat, termasuk mengenalkan berbagai transaksi perbankan, serta mengajak warga untuk mulai menabung di bank.

Interaksi yang berlangsung setiap hari membuat BRILink Agen Kirana semakin dikenal. Warga yang dulunya belum paham tentang layanan perbankan, mulai berdatangan untuk memenuhi kebutuhan transaksi, seperti mencairkan bantuan sosial, membayar tagihan, hingga pencairan gaji pekerja perkebunan.

"Alhamdulillah, beberapa orang rela menunggu saya buka daripada pergi ke tempat lain. Itu menjadi kebanggaan tersendiri buat saya. Padahal tempat lain sudah buka, tetapi mereka memilih menunggu karena sudah merasa nyaman dengan pelayanan di sini. Sekarang, outlet milik saya telah melayani masyarakat dari dua desa sekaligus, yakni Desa Rejosari dan Desa Negara Ratu yang mencakup puluhan dusun," ujar Evi.

Bagi Evi, kepercayaan warga yang membuat mereka terus kembali ke outletnya adalah hal yang harus dijaga. Dalam satu bulan, ia melayani lebih dari 2.200 transaksi dengan peningkatan signifikan ketika memasuki periode penyaluran bantuan sosial pemerintah, yang mencapai dua kali lipat.

Ramainya transaksi tersebut pada akhirnya ikut mengubah perjalanan usaha Evi. Selain mengembangkan usaha dengan membuka cabang baru, hasil usaha Evi juga mengantarnya menunaikan ibadah umrah.

Perubahan yang dirasakan Evi berjalan beriringan dengan manfaat yang diterima masyarakat di sekitarnya. Warga mendapat akses transaksi yang semakin dekat serta pemahaman yang lebih baik mengenai layanan keuangan, sementara bagi Evi, BRILink Agen membuka ruang untuk membangun usaha dan meningkatkan perekonomian keluarganya.

Corporate Secretary BRI, Dhanny mengatakan, kehadiran BRILink Agen memberikan manfaat bagi masyarakat, serta membuka peluang pertumbuhan usaha bagi para agen.

"BRILink Agen kami dorong agar dapat tumbuh bersama masyarakat. Di satu sisi, masyarakat semakin mudah mengakses layanan perbankan sekaligus semakin memahami berbagai layanan keuangan. Di sisi lain, para agen memiliki peluang untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan perekonomian keluarganya. Dengan demikian, perluasan inklusi dan literasi keuangan juga dapat berjalan beriringan dengan tumbuhnya peluang ekonomi di tingkat lokal," kata Dhanny.

(rea/rir)
placeholder