Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkap pembagian fokus tugas tiga wakil menteri keuangan (wamenkeu) yang mendampinginya, yakni Juda Agung, Luky Alfirman, dan Nurkholisoh Ibnu Aman.
Suahasil menjelaskan pembagian tugas para wakil menkeu didasarkan pada fokus pekerjaan, bukan pemisahan wilayah kerja. Ia menegaskan seluruh jajaran Kementerian Keuangan tetap perlu saling memperhatikan berbagai isu sesuai kebutuhan.
"Banyak yang tanya saya, bagi tugasnya gimana, Pak? Saya mau sampaikan di sini, kalau kita enggak bagi-bagi. Kita fokus kerja," kata Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (9/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan Juda Agung akan berfokus pada sektor keuangan, isu internasional, dan pembiayaan. Sementara itu, Nurkholisoh Ibnu Aman mendapat fokus pada penerimaan negara, yang mencakup pajak, kepabeanan dan cukai, serta penerimaan negara bukan pajak (PNBP).
Adapun Luky Alfirman akan berfokus pada belanja negara, perbendaharaan, dan transfer ke daerah (TKD).
Di luar pembagian tersebut, Suahasil mengatakan dirinya akan berfokus pada pengelolaan dukungan manajemen organisasi, sumber daya manusia (SDM), dan anggaran Kementerian Keuangan.
Suahasil menegaskan pembagian fokus kerja itu tidak membatasi para wakil menkeu untuk memantau persoalan di luar bidang masing-masing. Sebagai contoh, Nurkholisoh tetap dapat memantau isu internasional apabila berkaitan dengan penerimaan negara.
"Karena sifatnya adalah fokus pekerjaan, maka yang namanya fokus pekerjaan itu berarti yang lainnya juga akan diperhatikan. Pak Wamen Nurkholis, meskipun fokusnya adalah penerimaan, juga akan meng-cover, juga akan melihat tentang isu internasional. Karena yang isu internasional itu ada yang isu penerimaan," ujar Suahasil.
Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman sebelumnya dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada awal Oktober 2026.
(lau/pta)