Danantara Tegaskan Pelindo dan Pelni Tidak Akan Dimerger

CNN Indonesia
Jumat, 09 Okt 2026 08:25 WIB
Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Danantara Indonesia mendorong percepatan transformasi PT PLN (Persero) melalui program perampingan struktur usaha. Hingga 2028, jumlah entitas usaha di lingkungan PLN Group ditargetkan berkurang dari 44 entitas menja
COO Danantara Dony Oskaria memastikan Pelindo dan Pelni tidak akan digabung atau dimerger. Pasalnya, ada perbedaan model bisnis antara BUMN tersebut. (Foto: arsip foto Danantara)
Jakarta, CNN Indonesia --

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria mengungkap PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) tidak akan digabung atau dimerger.

Dony menjelaskan alasan tidak akan dimergernya kedua perusahaan plat merah tersebut karena perbedaan model bisnis yang mereka miliki.

Meski sama-sama beroperasi di perairan, pria yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN itu mengatakan kedua BUMN tersebut memiliki industri yang berbeda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelindo bergerak di industri pengelolaan pelabuhan, sedangkan Pelni di industri transportasi pelayaran. Selain itu, keduanya dinilai sudah memiliki tata kelola dan praktik terbaik (best practice) di masing-masing sektor.

"Pelindo itu port industry, satu lagi industrinya adalah pelayaran. Jadi enggak bisa, enggak ketemu dia. Walaupun (bisnisnya) sama-sama di laut, bukan berarti mereka akan dimerger. Pelni dan Pelindo pasti enggak dimerger," ujarnya ketika ditemui di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis (8/10).

Terkait dengan strategi perampingan BUMN, Dony menjelaskan Danantara hanya akan melakukan merger pada perusahaan-perusahaan negara yang model bisnis atau sektornya identik.

Ia mencontohkan rencana konsolidasi yang menyasar deretan BUMN di sektor asuransi, manajemen aset, hingga pengelola kawasan industri. Penggabungan entitas bisnis yang sejenis tersebut dinilai akan mendongkrak efisiensi perusahaan.

"Yang sama dulu yang kita lakukan merger, jadi lebih efisien. Nanti kan banyak lapangan pekerjaan baru bagus-bagus nih. Semua yang menikmati yang muda-muda ini kan," ujar Dony.

[Gambas:Youtube]

(dhz/pta)