Wamenko Ungkap 8 Tugas dari Airlangga, Apa Saja?

CNN Indonesia
Rabu, 07 Okt 2026 19:28 WIB
Drajad Wibowo
Wamenko Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo menerima delapan butir penugasan dari Menko Perekonomian Airlangga Hartarto untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. (ANTARA FOTO/Ismar Patrizki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo menerima delapan butir penugasan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Dradjad mengatakan tugas tersebut mencakup berbagai instrumen, mulai dari stimulus hingga pariwisata yang diarahkan untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi 2027 sebesar 6 persen.

"Ada delapan butir. Mulai dari masalah stimulus sampai kemudian masalah pariwisata, masalah terutama terkait untuk mendorong pertumbuhan (ekonomi), untuk mengejar pertumbuhannya," ujar Dradjad saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (7/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyampaikan bahwa target tersebut diharapkan dapat dicapai dan bahkan berpotensi lebih tinggi jika seluruh pihak bekerja secara cepat dan optimal.

"Target 2027 6 persen, hopefully lebih. Kalau kita bekerja keras, bekerja cepat, bekerja smart, insya Allah bisa sedikit di atas 6," ujarnya.

Dradjad menegaskan sejumlah stimulus yang telah berjalan perlu dioptimalkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Stimulus tersebut antara lain subsidi upah, pembukaan rekening, program magang, dan bantuan pangan.

Pemerintah juga telah mengidentifikasi sumber-sumber pertumbuhan ekonomi yang diharapkan dapat mendukung pencapaian target pertumbuhan pada kuartal IV-2026 dan 2027.

Sementara itu, sektor swasta dinilai memiliki peran besar dalam mendorong pertumbuhan. Namun, pelaku usaha masih menghadapi sejumlah hambatan dalam menjalankan investasi dan kegiatan usaha.

Dengan demikian, Dradjad menilai salah satu tugas yang diberikan adalah membantu mengurangi berbagai hambatan tersebut, termasuk persoalan perizinan dan ketidaksesuaian kebijakan.

"Kita membantu Pak Menko untuk mengurangi bottleneck-bottleneck private investment, operasi, termasuk licensing dan juga ketidaksinkronan policy," ujarnya.

Ia menyebut koordinasi dengan pemerintah daerah juga akan dilakukan untuk menyelesaikan berbagai hambatan tersebut. Sejumlah sektor yang telah diidentifikasi sebagai sumber pertumbuhan antara lain pariwisata dan industri pengolahan.

"Kawasan Ekonomi Khusus juga kita kerjakan. Kita identifikasi hambatan perbedaan pandangan antar-K/L dan pemda, serta komunikasi dengan kepala daerah untuk selesaikan hambatan teknokratis maupun politis," pungkas Dradjad.

[Gambas:Video CNN]

(fln/sfr)