AHY Respons Rencana KAI Impor KRL Bekas Jepang

CNN Indonesia
Rabu, 07 Okt 2026 18:57 WIB
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membeberkan terdapat sekitar 7.000 kawasan kumuh yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pentingnya menjaga industri perkeretaapian dalam negeri di tengah rencana KAI mengimpor kereta bekas Jepang. (CNN Indonesia/Muhammad Falah).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pentingnya menjaga industri perkeretaapian dalam negeri.

Hal itu merupakan respons atas rencana PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI yang hendak mengimpor Kereta Rel Listrik (KRL) bekas dari Jepang.

AHY mengaku belum dapat berkomentar lebih jauh karena masih perlu berdiskusi dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, ia menegaskan setiap kerja sama importasi dengan negara lain harus tetap mengedepankan semangat pengembangan industri nasional.

"Kalau ada kerja sama dengan negara-negara lain, termasuk Jepang, saya rasa adalah sebuah kewajaran, tapi yang paling penting semangatnya juga adalah bagaimana industri perkeretaapian nasional juga hidup, berkembang," ujar AHY ketika ditemui di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu (7/10).

Ia mengakui penambahan rangkaian kereta (trainset) berkapasitas memadai dan modern saat ini memang dibutuhkan untuk melayani mobilitas masyarakat.

Meski demikian, ia kembali mengingatkan harapannya agar kemandirian industri kereta api nasional dapat terus dibangun.

Menurut AHY, kerja sama pengadaan kereta dari luar negeri wajib diiringi dengan proses alih teknologi antara kedua negara.

"Ada transfer of technology yang kemudian kita kembangkan sendiri menjadi inovasi domestik yang dibutuhkan untuk ke depan," ujar AHY.

Dalam kesempatan sama, AHY mengungkap pemerintah tengah berupaya memperluas jaringan perkeretaapian nasional.

Dari sisi prasarana, pemerintah akan memperluas dan menghidupkan kembali jalur-jalur rel.

Ia menyebut saat ini terdapat sekitar 7.000 kilometer rel kereta api berstatus aktif di Indonesia, sedangkan masih banyak jalur mati yang perlu direaktivasi.

Pengembangan infrastruktur tersebut juga mencakup pembangunan rel baru pada trase-trase yang dinilai krusial untuk menopang mobilitas manusia dan angkutan barang, khususnya sektor logistik.

AHY mencontohkan sentra-sentra komoditas di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi, yang saat ini sudah sangat membutuhkan dukungan jaringan kereta logistik.

Adapun saat ini rencana impor KRL bekas dari Jepang yang ingin dilakukan KAI sedang terbentur aturan maksimal usia kereta.

Usia KRL bekas yang ingin diimpor KAI dari Jepang berusia 25 tahun, tetapi aturan di Kementerian Perdagangan (Kemendag) memperbolehkan maksimal usia KRL bekas yang boleh diimpor itu 20 tahun.

Kereta berusia 25 tahun yang akan diimpor KAI itu rencananya akan digunakan di Indonesia selama 10 tahun.

[Gambas:Video CNN]

(dhz/sfr)