IHSG Diperkirakan Melemah Hari Ini

CNN Indonesia
Selasa, 06 Okt 2026 06:25 WIB
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (24/4/2026). IHSG pada Jumat (24/4) ditutup melemah 249,12 poin atau 3,38 persen ke posisi 7.129,49, sementara i
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berpotensi melanjutkan koreksi dalam jangka pendek pada perdagangan Selasa (6/10). (Foto: ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)
Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Selasa (6/10).

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpotensi melanjutkan koreksi dalam jangka pendek.

"Kami memperkirakan posisi IHSG saat ini berada pada bagian wave c dari wave (y), sehingga masih berpotensi terkoreksi menuju area 5.850-5.911," ujar Herditya dalam riset hariannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.949, 5.872 dan resistance 6.187, 6.297 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADRO, INCO, MEDC, dan MINA.

Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih berpeluang melanjutkan tren naik jangka pendek setelah berhasil menembus level 6.102, meski risiko pelemahan tetap perlu diwaspadai.

"Jika mampu bertahan di atas 6.019, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan menuju 6.182. Namun, jika kembali turun di bawah 6.019, indeks berpotensi melanjutkan tren turun menuju 5.850," ujar Ivan.

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 6.019, 5.850, dan 5.607, dan resistance 6.182, 6.247, 6.423, dan 6.552, hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADRO, AMRT, MEDC, dan TLKM.

IHSG ditutup di level 6.118 pada perdagangan Senin (5/10) sore. Indeks saham menguat 81,97 poin atau naik 1,36 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp9,93 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 40,95 miliar saham.

Pada penutupan kemarin, 526 saham menguat, 153 terkoreksi, dan 114 stagnan.

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

[Gambas:Youtube]

(del/pta)