IHSG Berpotensi Makin Loyo Jelang Akhir Pekan

CNN Indonesia
Jumat, 02 Okt 2026 06:36 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot 5 persen tak lama perdagangan saham dibuka, Senin (2/2). Melansir RTI Infokom, IHSG melanjutkan penurunan hingga 5,08 persen ke level 7.906 pada pukul 09.18 WIB. Sebanyak 596 saham berada di zona merah, 53 s
Analis memperkirakan IHSG diperkirakan masih berpotensi melanjutkan koreksi dalam jangka pendek, dengan area pelemahan yang perlu dicermati. (FOTO:CNN Indonesia/Adi Maulana Ibrahim).
Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melemah pada perdagangan Jumat (2/10).

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG diperkirakan masih berpotensi melanjutkan koreksi dalam jangka pendek, dengan area pelemahan yang perlu dicermati.

"Kami memperkirakan posisi IHSG saat ini berada pada bagian wave c dari wave (y), sehingga berpotensi terkoreksi menuju area 5.850-5.911," ujar Herditya dalam riset hariannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.949, 5.872 dan resistance 6.187, 6.297 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ASII, ARCI, BMRI, dan BULL.

Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih berpotensi melanjutkan pelemahan, dengan momentum negatif yang berpeluang berlanjut hingga pekan depan.

"Penutupan di bawah 6.015 membuka peluang IHSG melemah menuju 5.850. Momentum negatif diperkirakan masih kuat jika penutupan mingguan terkonfirmasi berada di bawah 6.015," ujar Ivan.

[Gambas:Youtube]

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 5.850, 5.607, dan 5.314 dan resistance 6.247, 6.423, 6.552, dan 6.712 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ICBP, MBMA, dan UNVR.

IHSG ditutup di level 6.009 pada perdagangan Kamis (1/10) sore. Indeks saham melemah 61,63 poin atau minus 1,02 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp11,06 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 32,94 miliar saham.

Pada penutupan kemarin, 206 saham menguat, 450 terkoreksi, dan 134 stagnan.

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

(del/ins)
placeholder