Bank bjb syariah terus memperluas akses layanan perbankan syariah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya untuk mendukung perencanaan ibadah haji. Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan sinergi dalam ekosistem bjb Group dengan memanfaatkan jaringan dan layanan yang dimiliki bank bjb.
Sinergi tersebut salah satunya diwujudkan melalui Layanan Syariah Bank Umum (LSBU). Layanan ini menggabungkan jaringan bank bjb dengan kompetensi bank bjb syariah dalam menyediakan layanan perbankan berbasis prinsip syariah, termasuk fasilitas yang mendukung persiapan ibadah haji.
Direktur Bisnis bank bjb syariah Adie Arief Wibawa mengatakan sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan syariah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melalui sinergi Layanan Syariah Bank Umum atau LSBU, akses terhadap layanan syariah dapat diperluas melalui jaringan bank bjb. Kekuatan jaringan bank bjb dan kompetensi bank bjb syariah dalam layanan perbankan syariah dapat saling melengkapi," ujar Adie.
Menurut dia, penguatan akses tersebut juga menjadi bagian dari upaya bank bjb syariah membangun ekosistem layanan haji yang lebih menyeluruh. Layanan itu mencakup edukasi, perencanaan keuangan, pembukaan tabungan, kebiasaan menabung secara rutin, hingga proses pendaftaran haji.
Salah satu produk yang mendukung kebutuhan tersebut yakni Tabungan Haji iB Maslahah. Produk ini dirancang untuk membantu masyarakat mempersiapkan biaya ibadah haji sesuai prinsip syariah.
Tabungan Haji iB Maslahah dapat dibuka dengan saldo Rp0 dan tanpa biaya administrasi bulanan. Tabungan tersebut juga dapat dibuka sejak usia 0 tahun.
Adie mengatakan fasilitas tersebut memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memulai perencanaan haji sejak dini, termasuk dalam menyiapkan kebutuhan ibadah bersama keluarga. Dengan waktu persiapan yang lebih panjang, kebutuhan dana dapat disiapkan secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing.
bank bjb syariah juga telah terintegrasi dengan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) Kementerian Haji & Umrah untuk mendukung layanan pembayaran setoran awal haji sesuai ketentuan yang berlaku. Integrasi ini ditujukan untuk mempermudah layanan bagi nasabah dalam mempersiapkan proses pendaftaran haji.
Bagi ASN yang memiliki penghasilan rutin, perencanaan tersebut juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan layanan payroll dan fasilitas autodebet. Melalui mekanisme itu, nasabah dapat mengalokasikan dana secara berkala ke Tabungan Haji sesuai kemampuan dan perencanaan keuangan masing-masing.
"Dengan mekanisme autodebet, ASN dapat mengalokasikan sebagian dana secara berkala untuk Tabungan Haji. Dengan cara ini, persiapan biaya haji dapat dilakukan secara lebih terencana dan konsisten," kata Adie.
Selain memperluas akses layanan, bank bjb syariah turut mendorong peningkatan literasi mengenai perencanaan keuangan haji. Edukasi dilakukan melalui berbagai kegiatan, mulai dari seminar, sosialisasi, employee gathering, literasi keuangan syariah, hingga edukasi langsung kepada ASN di lingkungan instansi pemerintah.
Salah satu program yang dijalankan adalah SAPA HAJI melalui kolaborasi bank bjb syariah bersama Badan Pengelola Keuangan Haji, Kementerian Haji dan Umrah, serta pemerintah daerah di kota dan kabupaten.
Kegiatan tersebut menyasar masyarakat yang telah melakukan setoran awal haji maupun yang masih mempersiapkan pendaftaran. ASN menjadi salah satu kelompok yang menjadi sasaran peserta dalam kegiatan tersebut.
Melalui SAPA HAJI, peserta mendapatkan edukasi mengenai perencanaan keuangan untuk persiapan ibadah haji. Materi mencakup persiapan pelunasan bagi masyarakat yang telah mendaftar maupun persiapan dana bagi mereka yang belum melakukan pendaftaran.
Edukasi juga mencakup penentuan target, penyesuaian kemampuan menabung, perencanaan kebutuhan haji keluarga, serta pentingnya konsistensi dalam mempersiapkan dana.
Adie mengatakan pendekatan bank bjb syariah tidak hanya berfokus pada penyediaan produk, tetapi juga membangun pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keuangan untuk ibadah haji.
"Kami ingin ASN bukan hanya menjadi nasabah, tetapi benar-benar memahami bahwa menabung haji adalah bagian dari perencanaan finansial dan ibadah. Karena itu, pendekatannya adalah edukasi terlebih dahulu, kemudian kami fasilitasi dengan produk dan layanan yang tersedia," ujarnya.
Melalui penguatan sinergi di dalam bjb Group, bank bjb syariah terus memperluas akses layanan perbankan syariah bagi ASN dan masyarakat yang ingin mempersiapkan rencana ibadah haji.
"Semangatnya adalah satu ekosistem dan akses layanan yang semakin luas, sehingga masyarakat dapat mempersiapkan rencana ibadah haji sejak dini. Sinergi ini sekaligus memperkuat peran bjb Group sebagai mitra pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyediakan layanan keuangan sesuai kebutuhan," tutup Adie.
(ory/ory)