Penumpang Ngeluh Gagal Refund Tiket Pesawat Saat Erupsi, Dana Tak Full

CNN Indonesia
Rabu, 09 Sep 2026 17:22 WIB
Stranded passengers talk with a customer service officer at terminal as Soekarno-Hatta International Airport closed its operations due to the eruption of the Mount Anak Krakatau volcano, in Tangerang, near Jakarta, Indonesia, September 7, 2026. REUTE
APJAPI mengatakan banyak penumpang mengeluh gagal mengajukan pengembalian dana (refund) tiket pesawat saat erupsi Gunung Anak Krakatau. Ilustrasi (Foto: REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)
Jakarta, CNN Indonesia --

Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan Indonesia (APJAPI) mengatakan banyak penumpang mengeluh gagal mengajukan pengembalian dana (refund) tiket pesawat saat erupsi Gunung Anak Krakatau (AGK) 

Ketua APJAPI Alvin Lie mencatat kendala gagal refund tiket pesawat paling banyak berasal dari pembelian di agen travel online (OTA).

Ia mengatakan kendala muncul karena pengaturan mengenai agen travel tersebut masih berada di bawah Kementerian Pariwisata, bukan Kementerian Perhubungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang menjadi masalah adalah penumpang-penumpang yang beli tiket dari OTA itu banyak yang tidak bisa refund. Dan kalaupun refund, tidak full. Kalau yang belinya langsung dari airline, itu bisa refund full," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (9/8).

Di sisi lain, ia juga menyebutkan jika melihat aturannya, erupsi Gunung Anak Krakatau tersebut adalah bencana alam atau dikategorikan force majeure yang tidak bisa dikendalikan, sehingga tidak ada kewajiban maskapai untuk memberikan kompensasi maupun refund.

"Nah refund ini sebenarnya juga tidak diatur sebagai kewajiban, tapi ini merupakan suatu goodwill," imbuhnya.

Alvin juga meminta komunikasi maskapai penerbangan terkait dengan bencana lebih dikuatkan. Sebab, imbas tidak adanya kepastian, banyak penumpang yang menunggu di bandara tanpa kejelasan.

"Tidak sedikit juga penumpang yang pilih untuk tetap menunggu di bandara karena khawatir kalau mendadak nanti bisa terbang. Mereka tidak mau ketinggalan. Ini kan menunjukkan masih kurangnya kepercayaan terhadap efektivitas komunikasi tentang update situasi," jelasnya.

Ia menyarankan masakapai dalam negeri bisa mencontoh Singapore Airlines (SQ) yang langsung membatalkan beberapa penerbangan meski belum ada kejelasan kapan Bandara Soekarno-Hatta kembali dibuka.

"Yang kita bisa belajar adalah keberanian airlines untuk mengambil inisiatif daripada penumpang ini menunggu tanpa kejelasan lebih baik saya nyatakan off," pungkasnya.

[Gambas:Youtube]

(ldy/pta)