Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.573 per dolar AS pada perdagangan Rabu (9/9) pagi. Mata uang Garuda menguat 59 poin atau 0,33 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang Asia yang menguat terhadap dolar AS. Peso Filipina menguat 0,19 persen, dolar Singapura 0,03 persen, yen Jepang 0,21 persen, dan won Korea Selatan 0,07 persen.
Sementara itu, ringgit Malaysia terdepresiasi 0,19 persen dan dolar Hong Kong terkoreksi 0,01 persen. Yuan China bergerak datar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, seluruh mata uang utama negara maju menguat terhadap dolar AS. Euro Eropa naik 0,05 persen, poundsterling Inggris 0,03 persen, dolar Australia 0,07 persen, dolar Kanada 0,03 persen, dan franc Swiss 0,02 persen.
Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah berpotensi menguat terbatas terhadap dolar AS hari ini.
"Rupiah diperkirakan berkonsolidasi dengan potensi menguat terbatas terhadap dolar AS. Investor wait and see menantikan survei kepercayaan konsumen Indonesia untuk bulan Agustus yang akan dirilis siang ini," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Rabu (9/9).
Ia memperkirakan rupiah bergerak dalam rentang Rp17.550 hingga Rp17.700 per dolar AS pada perdagangan hari ini.
(lau/ins)