Beras Premium 5 Kg Langka di Ritel, Pembelian Dibatasi

CNN Indonesia
Senin, 07 Sep 2026 14:47 WIB
Stok beras di ritel modern di wilayah Jakarta Selatan mulai langka. Di Alfamart Mampang Prapatan pun beras bahkan sudah kosong sejak sebulan lalu.
Beras premium kemasan 5 kg langka di sejumlah ritel di Jakarta. Imbasnya, sejumlah gerai ritel menerapkan pembatasan pembelian bagi konsumen. Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Ryan Hidayatullah)
Jakarta, CNN Indonesia --

Beras premium kemasan 5 kilogram (kg) langka di sejumlah ritel di Jakarta. Imbas stok yang langka, sejumlah gerai ritel menerapkan pembatasan pembelian bagi tiap konsumen.

Pantauan CNNIndonesia.com di sejumlah ritel Jakarta hari ini (7/9) menunjukkan stok beras 5 kg dengan harga sekitar Rp75 ribu kosong di beberapa gerai.

Di Alfamart Mampang, stok beras premium 5 kg hanya tersisa sedikit. Pramuniaga mengatakan pasokan beras sudah cukup lama tidak datang ke gerai tersebut. Begitu pasokan datang, produk-produknya langsung habis dibeli konsumen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah lama enggak datang. Pas baru datang langsung habis," ujar pramuniaga tersebut (4/9).

Ia mengatakan pasokan berikutnya diperkirakan datang lusa, itu pun kedatangannya belum bisa dipastikan.

Kondisi kelangkaan serupa juga terjadi di Indomaret Mampang. Stok beras premium kemasan 5 kg juga kosong. Pramuniaga mengatakan tidak menerima pasokan beras.

"Tadi ada barang datang, tapi berasa nggak ada. Biasanya sama beras juga," ujar pramuniaga Indomaret itu.

Sementara itu, beras kemasan 5 kg juga mulai langka di Superindo Mampang. Pramuniaga bernama Mahesa Putra mengatakan pihak toko sudah melakukan pemesanan tiap hari. Namun, kendala stok berasal dari distributor beras.

"Jadi bukan pihak kita (Superindo) atau gudang di sini (yang tidak pesan), memang mungkin ada masalah sama distributor beras kita," ujarnya.

Menurut Mahesa, kondisi mampetnya pasokan beras 5 kg tersebut sudah berlangsung sekitar tiga bulan. Pihak toko juga belum bisa memastikan kapan pasokan beras kembali normal.

"Enggak tahu kapan mau datang berasnya, susah," katanya.

Mahesa mengatakan beras dengan harga sekitar Rp75 ribu juga sudah jarang tersedia. Menurutnya, konsumen yang mencari beras tersebut harus menunggu hingga pasokan kembali masuk.

Karena stoknya langka, Superindo Mampang pun menerapkan pembatasan pembelian beras maksimal satu kemasan 5 kg per konsumen. Pembatasan dilakukan agar ketersediaan beras dapat dibagi secara merata kepada konsumen.

"Semua beras maksimal satu," ujar Mahesa.

Pembatasan pembelian juga diterapkan swalayan Hari-Hari di Kalibata. Setiap konsumen dibatasi hanya bisa membeli maksimal dua kemasan beras 5 kg berharga Rp75 ribu. 

[Gambas:Youtube]

(lil/pta)