Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan masyarakat tak perlu menunggu memiliki uang dalam jumlah besar untuk mulai berinvestasi. Dengan modal Rp1 juta, masyarakat sudah bisa membeli Surat Berharga Negara (SBN) ritel yang diterbitkan pemerintah.
Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (SPSK) Kemenkeu Herman Saheruddin mengatakan waktu terbaik untuk mulai menabung dan berinvestasi adalah saat seseorang sudah memiliki pendapatan.
Lihat Juga :![]() lampung financial festival Asal Penghasilan Rp1 M per Bulan Zulhas di Tahun 1985 |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau nabung pertama apa? Sisihkan, jangan sisakan. Jadi kapan waktu yang tepat untuk investasi menabung? Ya sekarang," kata Herman dalam Lampung Financial Festival 2026 yang digelar pada Minggu (6/9).
Menurut Herman, masyarakat sebaiknya langsung menyisihkan sebagian pendapatan, baik yang berasal dari orang tua maupun hasil usaha sendiri, untuk tabungan dan investasi.
Ia mengatakan salah satu instrumen yang cocok bagi investor pemula adalah SBN karena diterbitkan langsung oleh pemerintah dan dapat dibeli mulai nominal Rp1 juta.
"Yang sifatnya seperti emas yaitu aman banget gitu ya dan bisa teman-teman beli dalam nominasi yang minimal satu juta ya investasinya itu adalah Obligasi Republik Indonesia atau Surat Berharga Negara (SBN)," ujarnya.
Herman menjelaskan SBN ritel lebih mudah diakses dibandingkan obligasi korporasi yang umumnya membutuhkan modal lebih besar.
"Nah, teman-teman bisa beli SBN. Kalau obligasi yang diterbitkan oleh korporasi kan gede ya kita enggak bisa beli. Nah, kalau obligasi yang diterbitkan oleh negara itu teman-teman bisa beli," katanya.
Lihat Juga :![]() LAMPUNG FINANCIAL FESTIVAL Gubernur Mirzani: Gen Z Lampung Jadi Kekuatan Ekonomi Baru |
Ia menyebut imbal hasil SBN saat ini berada di kisaran 7 persen per tahun, baik untuk produk konvensional maupun syariah. Pembelian juga dapat dilakukan melalui aplikasi mobile banking yang menjadi mitra distribusi pemerintah.
"Belinya dari mana? Teman-teman punya mobile banking? Di mobile banking bisa di situ dibeli ORI atau SBN," kata Herman.
Selain berinvestasi, Herman juga mengingatkan pentingnya menyisihkan sebagian pendapatan untuk ditabung dan berbagi kepada sesama.
"Kalau kita sekarang punya rezeki sebagai bagian dari kata tadi yang saya bilang bersyukur adalah menyisihkan sebagian dari pendapatan kita untuk masa depan dan jangan lupa sedekah," tuturnya.
(lau/end)

