Bank Mega Syariah menghadirkan layanan gratis medical check-up bagi para nasabah di sejumlah kantor cabang. Kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi sekaligus mempererat hubungan dengan nasabah pada Hari Pelanggan Nasional 2026.
Direktur Utama Bank Mega Syariah Yuwono Waluyo mengatakan bahwa Hari Pelanggan Nasional merupakan momentum bagi Bank Mega Syariah untuk menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan loyalitas nasabah yang terus tumbuh bersama perseroan.
"Relationship Based merupakan fokus utama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah. Bagi kami, pelayanan yang baik bukan hanya mengenai transaksi perbankan, tetapi bagaimana kami dapat memahami kebutuhan dan memberikan pengalaman perbankan yang memiliki nilai tambah bagi nasabah," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (4/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Yuwono, Bank Mega Syariah tidak hanya berupaya menghadirkan produk dan layanan keuangan syariah yang relevan, tetapi juga terus meningkatkan kualitas interaksi serta pengalaman nasabah pada berbagai titik layanan.
Bank Mega Syariah menyediakan berbagai produk dan layanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah, seperti pembiayaan kepemilikan emas (Flexi Gold), tabungan haji (Tabungan Haji iB), pembiayaan porsi haji khusus (Flexi Mabrur), dan kartu pembiayaan berbasis prinsip syariah (Syariah Card), serta produk dan layanan lainnya.
"Kepercayaan nasabah menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan solusi keuangan syariah yang semakin relevan bagi masyarakat," imbuhnya.
Kepercayaan nasabah tersebut turut menjadi salah satu pendorong bagi pertumbuhan bisnis Bank Mega Syariah. Hingga Juni 2026, perseroan mencatatkan laba sebelum pajak lebih dari Rp137 miliar, meningkat 17,56 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat lebih dari Rp117 miliar.
Dari sisi intermediasi, total funding Bank Mega Syariah, hingga Juni 2026 Mencapai Syariah tercatat sebesar Rp9,69 triliun. Bank Mega Syariah terus berusaha untuk meningkatkan porsi pendanaan antara lain dari sumber dana tabungan yang dihimpun melalui segmen nasabah Haji, Payroll, dan komunitas.
Volume dana murah diperoleh melalui layanan perbankan berbasis digital serta melalui ekosistem haji, program community, registrasi Cash Management System (CMS) atau fasilitas bagi nasabah korporasi untuk melakukan transaksi finansial di Bank Mega Syariah.
Sedangkan dari sisi pembiayaan bank Mega syariah telah mencapai lebih dari Rp10 triliun hingga Juni 2026, atau tumbuh lebih dari 6 persen (yoy). Pertumbuhan pembiayaan ini tentunya tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan menjaga kualitas portofolio.
(ldy/pta)