KRL Bogor hanya Sampai Jayakarta Imbas Gangguan di Jakarta Kota

CNN Indonesia
Jumat, 04 Sep 2026 09:57 WIB
Sejumlah penumpang KRL tiba di Stasiun Bogor, yang mengalami penutupan tiga peron sementara, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/4/2026). (CNN Indonesia/Febria Adha L)
Keterlambatan perjalanan Commuter Line Bogor akibat gangguan di Stasiun Jakarta Kota. Perjalanan sementara dibatasi hingga Stasiun Jayakarta atau Manggarai.(FOTO:CNN Indonesia/Febria Adha L).
Jakarta, CNN Indonesia --

Kereta Commuter Indonesia (KCI) melakukan rekayasa perjalanan Commuter Line Bogor imbas gangguan operasional di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta Barat, Jumat (4/9) pagi. Kereta rel listrik (KRL) dari Bogor sempat hanya melayani perjalanan hingga Stasiun Jayakarta.

KCI menyampaikan gangguan tersebut melalui akun resmi X @CommuterLine sekitar pukul 08.49 WIB. Petugas saat itu tengah melakukan penanganan di lokasi.

"Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line Bogor sehubungan adanya gangguan operasional di Stasiun Jakarta Kota dan petugas terkait saat ini tengah melakukan penanganan," tulis KCI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam rekayasa perjalanan, sejumlah KRL tujuan Jakarta Kota dari Bogor dan Nambo hanya berjalan hingga Stasiun Jayakarta untuk kemudian kembali menuju Bogor dan Nambo.

Sementara itu, sejumlah perjalanan KRL dari Jakarta Kota menuju Bogor hanya melayani perjalanan hingga Stasiun Manggarai sebelum kembali menuju Jakarta Kota.

KCI kemudian memperbarui informasi. Stasiun Jakarta Kota kembali dapat melayani perjalanan Commuter Line Bogor di jalur 10 dan 11 sejak pukul 08.44 WIB.

[Gambas:Youtube]

"Perjalanan Commuter Line saat ini masih dalam proses penguraian kepadatan di lintas," tulis KCI.

KCI menyatakan terus melakukan pemantauan dan penyesuaian perjalanan untuk memastikan layanan berlangsung aman dan lancar.

"Kami mengimbau kepada para pengguna untuk mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan. Informasi diupdate seiring dengan perkembangan di lokasi. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," tulis KCI.

(lau/ins)