OJK Tunggu Titah Prabowo untuk Rilis Daftar Komoditas Bursa Mineral

CNN Indonesia
Rabu, 02 Sep 2026 22:15 WIB
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi memberikan keterangan dalam media briefing perkembangan terkini Penanganan Kegiatan Usaha Tanpa Izin di Sektor Keuangan, di K
OJK tunggu arahan Prabowo untuk menetapkan komoditas dalam Bursa Mineral dan Komoditas Strategis. Perpres akan mengatur pengawasan dan operasional BMKS. (FOTO:ANTARA/Indrianto Eko Suwarso).
Jakarta, CNN Indonesia --

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih menunggu arahan dari Presiden Prabowo Subianto terkait penetapan daftar komoditas yang akan masuk dalam Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS).

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengungkap penetapan komoditas strategis tersebut nantinya akan dituangkan melalui Peraturan Presiden (Perpres).

"Jadi nanti mineralnya apa, komoditas strategisnya apa, nanti kita akan sampaikan sesuai dengan perpresnya tuh apa," ujar Friderica ketika ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

OJK akan mengatur lebih lanjut BMKS setelah Perpres tersebut diterbitkan. Panduan itu akan dirilis dalam bentuk Peraturan OJK (POJK). 

Nantinya, beleid akan mengatur proses peralihan kewenangan pengawasan dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) kepada OJK, sekaligus pedoman penyelenggaraan operasional BMKS.

Adapun saat ini OJK telah menentukan sejumlah sosok yang akan mengisi posisi penting di BMKS seperti Deputi Komisioner dan Kepala Departemen.

[Gambas:Youtube]

Saat ini, Kepala Eksekutif Pengawas BMKS OJK sudah diisi oleh Sarjito.

"Kita sudah mempersiapkan dengan cukup lumayan baik dalam arti persiapannya ya. Untuk posisi-posisi kunci di Satker (Satuan Kerja) BMKS sudah kita isi. Deputi Komisioner sudah kita isi, Kepala Departemen sudah kita isi, kemudian fungsi-fungsi di bawahnya juga sudah kita isi. Jadi begitu nanti Pak Sarjito on board itu sudah siap," ungkap Friderica usai acara Puncak Hari Indonesia Menabung di SRMA 13 Bekasi, Jumat (28/8).

(dhz/ins)