Rupiah Kembali Loyo ke Rp17.744 per Dolar AS Sore Ini

CNN Indonesia
Selasa, 01 Sep 2026 16:13 WIB
Petugas menata mata uang dolar AS di salah satu kantor BNI. Jakarta, Kamis, 21 Juli 2022. dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (21/7/2022) setelah Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuannya. Pada pukul 15:35 WIB, rupiah diper
Analis menilai pelemahan rupiah terjadi setelah data inflasi RI lebih tinggi dari perkiraan dan berpotensi menahan langkah Bank Indonesia menaikkan suku bunga. (FOTO:CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.744 per dolar AS pada perdagangan Selasa (1/9) sore. Mata uang Garuda melemah 22 poin atau 0,12 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pergerakan rupiah terjadi di tengah pergerakan mata uang Asia yang bervariasi terhadap dolar AS. Sejumlah mata uang Asia melemah, yakni yuan China turun 0,06 persen, ringgit Malaysia terdepresiasi 0,27 persen, dolar Singapura melemah 0,19 persen, yen Jepang turun 0,14 persen, won Korea Selatan terdepresiasi 0,40 persen, dan dolar Hong Kong terkoreksi 0,02 persen.

Sementara itu, peso Filipina bergerak datar terhadap dolar AS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sisi lain, seluruh mata uang utama negara maju kompak melemah terhadap dolar AS. Euro Eropa turun 0,20 persen, poundsterling Inggris melemah 0,08 persen, dolar Australia terkoreksi 0,29 persen, dolar Kanada melemah 0,13 persen, dan franc Swiss turun 0,22 persen.

Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah terjadi setelah data inflasi Indonesia yang lebih tinggi dari perkiraan memberikan tekanan terhadap Bank Indonesia (BI) untuk menaikkan suku bunga.

"Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS setelah data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan memberikan tekanan pada BI untuk menaikkan suku bunga. Namun, data perdagangan yang lebih kuat dari perkiraan menahan pelemahan yang lebih besar," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Selasa (1/9).

(lau/ins)