Penghargaan Industri Hijau 2026 Dibuka, Pendaftaran Akhir 9 September

TIM | CNN Indonesia
Senin, 31 Agu 2026 09:00 WIB
Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasimta mengaku sudah lama mengendus praktik mafia tekstil hingga baja yang hendak disikat Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menggelar kembali Penghargaan Industri Hijau 2026 untuk mendorong transformasi sektor manufaktur nasional. (Foto: CNN Indonesia/Tunggul)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menggelar kembali Penghargaan Industri Hijau 2026 untuk mendorong transformasi sektor manufaktur nasional.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan penerapan prinsip industri hijau bukan hanya terkait aspek lingkungan, tetapi juga strategi bisnis dan investasi untuk meningkatkan efisiensi serta daya saing industri.

"Transformasi menuju industri hijau merupakan sebuah keniscayaan. Industri yang mampu menggunakan sumber daya secara lebih efisien, menekan emisi dan limbah, serta menerapkan proses produksi yang berkelanjutan akan memiliki daya saing yang semakin kuat," kata Agus dalam keterangannya, Jumat (28/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penghargaan Industri Hijau 2026 memiliki tiga kategori, yakni Kinerja Terbaik Penerapan Industri Hijau, Transformasi Menuju Industri Hijau, serta Pemerintah Daerah dengan Implementasi Industri Hijau Terbaik.

Pendaftaran telah dibuka sejak 23 Juli dan akan berlangsung hingga 9 September 2026 melalui SIINas. Proses penilaian dan penetapan pemenang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.

Sejak pertama kali digelar pada 2010 hingga 2025, Penghargaan Industri Hijau telah diberikan kepada lebih dari 1.100 perusahaan industri dari berbagai sektor manufaktur.

(asa)
placeholder