BCA UMKM Fest 2026 Resmi Dibuka Secara Offline, Perluas Akses Pasar
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) resmi membuka BCA UMKM Fest 2026 offline di Indonesia Arena, Jakarta pada Kamis (20/8), dengan seremoni digelar pada Jumat (21/8).
Melengkapi BCA UMKM Fest 2026 yang diadakan hybrid pada 1 Agustus-20 September, ajang ini diikuti lebih dari 1.600 usaha secara online melalui platform Blibli dan Grab, serta lebih dari 60 pelaku usaha secara offline hingga 23 Agustus.
Tahun ini, BCA UMKM Fest 2026 mengangkat empat sektor bisnis unggulan, yaitu Fashion, Health & Beauty, Hobby & Activity, dan Food & Beverage, yang mencerminkan keragaman potensi UMKM di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Presiden Direktur BCA, John Kosasih menyatakan, BCA UMKM Fest 2026 dirancang menyediakan akses bagi UMKM untuk mengembangkan usaha.
"UMKM adalah tulang punggung perekonomian Indonesia. Melalui UMKM Fest ini, BCA ingin memastikan para pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan panggung untuk memasarkan produknya, tetapi juga akses yang mereka butuhkan untuk terus bertumbuh," kata John.
Pembukaan BCA UMKM Fest 2026 ini dihadiri Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, Presiden Direktur BCA Hendra Lembong, Wakil Presiden Direktur BCA John Kosasih, beserta jajaran Direksi BCA.
Dalam implementasi mendukung pertumbuhan UMKM, BCA menerapkan tiga pilar utama. Masing-masing adalah Pembinaan, Penyediaan Infrastruktur Pembayaran, serta Solusi Terhadap Kebutuhan Pembiayaan.
BCA UMKM Fest menjadi salah satu wujud nyata dari implementasi Pilar Pembinaan, sedangkan pada pilar pembiayaan, komitmen BCA tercermin dari capaian penyaluran kredit ke sektor UMKM yang menyentuh Rp134,6 triliun atau tumbuh 6 persen secara tahunan per semester I 2026.
Sebagai bagian dari dukungan pembiayaan, BCA sebelumnya telah menghadirkan suku bunga kredit khusus bagi pelaku UMKM yang berlaku mulai 1 Juli 2026 hingga Januari 2027.
Pembiayaan khusus bertajuk Kredit Multiguna Usaha (KMU) Hari UMKM 2026 ini menawarkan suku bunga mulai dari 5,81 persen eff p.a., serta jangka waktu kredit yang lebih panjang, yang memberikan angsuran yang lebih ringan bagi para pelaku usaha.
Ke depannya, BCA menegaskan akan terus memperkuat dukungan bagi pelaku UMKM agar dapat berkembang secara berkelanjutan. Tidak hanya melalui akses pembiayaan, tetapi juga pembinaan dan perluasan akses pasar.
"Kami berharap UMKM terus bertumbuh sebagai salah satu upaya meningkatkan kontribusinya bagi perekonomian Indonesia. Karena itu, BCA akan terus hadir sebagai mitra yang membantu pelaku usaha naik kelas, memperluas jangkauan, dan membangun bisnis yang berkelanjutan," pungkas John Kosasih.
(rir)