Purbaya: Kalau Rp5 T BNPB Kurang, Dana Khusus Bencana Sudah Stand By
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah telah menyiapkan dana untuk mendukung penanganan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Purbaya mengatakan pemerintah memiliki dana siaga yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan penanganan bencana sesuai kondisi di lapangan.
"Jadi memang dana on call untuk setiap penanganan bencana sudah stand by," kata Purbaya dalam Rapat Satuan Tugas Penanggulangan Pasca Bencana (Satgas Galapana) DPR RI yang membahas penanganan gempa NTT, Minggu (16/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, pemerintah pada tahap awal menggunakan anggaran yang telah tersedia pada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Saat ini, dana tersebut disebut masih sekitar Rp5 triliun.
"Untuk pertama kan biasanya kita pakai dana dari BNPB yang sudah kita siapkan. Masih ada tuh Rp5 triliun kalau nggak salah ya. Mungkin sebagian terpakai tapi masih cukup," ujarnya.
Dia menegaskan Kementerian Keuangan siap menambah dukungan anggaran apabila dana yang tersedia tidak mencukupi kebutuhan penanganan bencana.
"Kalau untuk bencana kan nanti dari BNPB dulu, nanti kalau kurang baru kita rekonstruksi. Jadi nggak ada masalah tuh. Kalau untuk bencana ada cadangan khusus," kata Purbaya.
Purbaya mengatakan dukungan pembiayaan akan disesuaikan dengan tahapan penanganan bencana, mulai dari respons kedaruratan hingga proses rekonstruksi dan pemulihan.
Diketahui, gempa M7 mengguncang NTT pada Sabtu (15/8) dan menghancurkan pelbagai macam bangunan beserta infrastruktur di sana. Jumlah korban tewas sendiri mencapai 50 orang lebih dan ribuan warga kini mengungsi di tempat penampungan sementara.
(asa)