Prabowo Resmi Luncurkan Motor Listrik Nasional

CNN Indonesia
Kamis, 13 Agu 2026 15:24 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat peluncuran Motor Listrik Nasional Beserta Ekosistem Pendukung, Bekasi, 13/8/26
Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Peluncuran Motor Listrik Nasional. (Sekretariat Presiden)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Peluncuran Motor Listrik Nasional, Beserta Ekosistem Pendukung di Cikarang, Bekasi, Kamis (13/8).

Prabowo meresmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional (MOLINAS) di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Kamis tanggal 13 Agustus 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar. Secara resmi saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, luncurkan motor listrik nasional beserta ekosistem pendukung," kata Prabowo saat peresmian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam sambutannya, Prabowo menyebut langkah ini merupakan upaya dalam melakukan transisi ke energi terbarukan. Prabowo menyebut penggunaan motor listrik dapat menekan pengeluaran harian untuk penggunaan BBM konvensional.

Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan pemerintah ke depan juga menyiapkan sejumlah skema untuk menggalakkan transisi penggunaan motor listrik di Indonesia.

Kegiatan ini disebut menjadi salah satu langkah memperkuat pembangunan industri motor listrik nasional dan mendorong terbentuknya ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi.

MOLINAS akan dikembangkan sebagai ekosistem nasional, bukan sekadar peluncuran satu merek atau satu model kendaraan.

"Ekosistem tersebut akan mencakup pengembangan industri dan manufaktur, komponen dan baterai, infrastruktur charging dan battery swapping, pembiayaan, distribusi, layanan purnajual, hingga penguatan penyerapan pasar," ucap Mensesneg Prasetyo Hadi dalam keterangannya, Kamis (13/8).

Prasetyo menyampaikan PT Len Industri akan berperan sebagai lead integrator untuk mengorkestrasi kolaborasi para pemangku kepentingan dalam pengembangan ekosistem tersebut.

Ia berharap pembangunan ekosistem ini dapat memperkuat hilirisasi industri, meningkatkan kapasitas manufaktur dan rantai pasok dalam negeri, serta membuka peluang penciptaan lapangan kerja dan keterlibatan UMKM serta koperasi.

"Pada saat yang sama, pengembangan motor listrik akan diarahkan untuk mendukung ketahanan energi melalui pengurangan ketergantungan terhadap BBM dan peningkatan pemanfaatan energi listrik," ujarnya.

(mnf/har)
placeholder