Tembus 3,6 Juta Pengguna, 24% Nasabah Bank Jago Aktif Berinvestasi
Kolaborasi lima tahun PT Bank Jago Tbk bersama platform investasi PT Bibit Tumbuh Bersama (Bibit) dan PT Stockbit Sekuritas Digital (Stockbit) turut mendorong pertumbuhan portofolio investasi. Sekitar 24 persen nasabah kini terkoneksi dengan ekosistem investasi.
Kemitraan ini berhasil mendorong partisipasi masyarakat dalam mengelola keuangan dan berinvestasi secara terintegrasi melalui ekosistem digital. Hingga Juli 2026, jumlah pengguna Bank Jago yang terhubung dengan ekosistem Bibit dan Stockbit mencapai 3,6 juta pengguna. Angka ini berkisar 24,48 persen dari total pengguna Apps Bank Jago yang mencapai 14,7 juta per Juni 2026.
Sementara itu, jumlah Rekening Dana Nasabah (RDN) Bank Jago yang terkoneksi dengan kedua platform investasi tersebut tercatat hampir mendekati 2 juta pengguna. Head of PR & Corporate Communication Bibit & Stockbit William mengklaim jumlah tersebut tumbuh lebih dari 100 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data portofolio investasi nasabah Bank Jago yang dikelola melalui Bibit dan Stockbit, instrumen saham mendominasi porsi terbesar yakni 48,4 persen, diikuti reksa dana 38,6 persen dan obligasi 13 persen.
Sementara dari volume transaksi, saham mendominasi sebesar 88 persen, disusul reksa dana 11,9 persen, dan sisanya obligasi.
William mengungkapkan dari total lebih 10 juta pengguna Bibit dan Stockbit saat ini, hampir 90 persen di antaranya didominasi oleh generasi milenial dan Gen Z.
Head of Wealth Management Bank Jago Nyoman Sukmawati menyampaikan bahwa kolaborasi merupakan bagian penting dalam strategi pengembangan jaringan Bank Jago.
"Kolaborasi ini telah membantu lebih banyak masyarakat memulai dan mengembangkan investasi di instrumen keuangan dan pasar modal yang saling terintegrasi secara digital," ujar Nyoman dalam konferensi pers 5 Tahun Kolaborasi Jago dan Bibit, Kamis (6/8).
Integrasi kemudahan seperti pembukaan RDN langsung dari aplikasi hingga kehadiran fitur Nabung Rutin yang merupakan kolaborasi dengan Bank Jago dinilai efektif membangun disiplin berinvestasi di kalangan generasi muda.
Lihat Juga : |
Untuk merespons kebutuhan nasabah yang terus berkembang, Bank Jago juga menyediakan fitur konsolidasi tampilan portofolio investasi di Aplikasi Bank Jago. Fitur ini terhubung langsung dengan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), sehingga nasabah dapat memantau seluruh portofolio investasi mereka yang tersebar di berbagai platform dalam satu layar secara praktis.
Ke depan, Bank Jago berencana memperdalam kemitraan strategis ini dengan menjajaki ekspansi ke berbagai produk dan opsi instrumen investasi baru sesuai kebutuhan pasar digital.