IHSG Diproyeksi Lanjut Ngegas Hari Ini

CNN Indonesia
Kamis, 06 Agu 2026 06:15 WIB
Pekerja mengambil gambar pergerakan Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan ponselnya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (11/5/2020). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pergerakan IHSG pada Senin (11/5/2020) berakhir di level 4.639,1
IHSG diproyeksi menguat pada perdagangan Kamis (6/8) dengan potensi di kisaran 6.403-6.420. Analis merekomendasikan saham ADRO, ASII, dan lainnya. (FOTO:ANTARA/Muhammad Adimaja).
Jakarta, CNN Indonesia --

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Kamis (6/8).

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, meski potensi koreksi jangka pendek tetap perlu diwaspadai.

"Kami memperkirakan IHSG berpotensi menguat menguji area 6.403-6.420. Namun, investor juga perlu mencermati peluang pembalikan arah jangka pendek ke kisaran 6.324-6.341," ujar Herditya dalam riset hariannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.201, 6.029 dan resistance 6.377, 6.454 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ADRO, ASII, BKSL, dan EXCL.

Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, namun ruang kenaikannya diperkirakan mulai terbatas.

"Jika mampu menembus resistance Fibonacci di level 6.392, IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan hingga 6.545 sekaligus membentuk level tertinggi baru. Namun setelah itu, indeks diperkirakan berpeluang memasuki fase koreksi," ujar Ivan.

Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 6.255, 6.183, dan 6.020 dan resistance 6.392, 6.545, dan 6.700 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AMRT, BBNI, dan UNVR.

[Gambas:Youtube]

IHSG ditutup di level 6.351 pada perdagangan Rabu (5/8) sore. Indeks saham menguat 31,52 poin atau naik 0,50 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp14,93 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 40,35 miliar saham.

Pada penutupan kemarin, 406 saham menguat, 208 terkoreksi, dan 178 stagnan.

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

(del/ins)