Batas Garis Kemiskinan RI Naik Jadi Rp669 Ribu per Orang per Bulan

CNN Indonesia
Rabu, 05 Agu 2026 14:18 WIB
Ilustrasi Uang. CNN Indonesia/Adi Maulana
BPS mencatat batas garis kemiskinan naik 4,33 persen dari periode September 2025 sebesar Rp641.443 menjadi Rp669.235 per kapita per bulan pada Maret 2026. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adi Maulana).
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Pusat (BPS) mencatat batas garis kemiskinan naik 4,33 persen dari periode September 2025 sebesar Rp641.443 menjadi Rp669.235 per kapita per bulan pada Maret 2026.

Artinya, masyarakat yang pengeluarannya di atas angka tersebut bukan orang miskin.

Sebaliknya, masyarakat yang belanjanya di bawah nominal tersebut per bulan resmi masuk kategori sebagai penduduk miskin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Peranan komoditas makanan terhadap garis kemiskinan masih tertinggi ya, masih mencapai 74,70 persen, lebih besar dibandingkan peranan bukan komoditas makanan sebesar 25,30 persen," ujar Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik M Edy Mahmud dalam konferensi pers, Rabu (5/8).

Sementara itu, berdasarkan skala rumah tangga, garis kemiskinan berada di angka Rp3.091.866 per rumah tangga per bulan. Di mana, satu rumah tangga secara rata-rata dihitung memiliki 4,62 anggota.

Sumber data perhitungan kemiskinan dan ketimpangan adalah Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang berbasis pencatat pengeluaran.

Contohnya, untuk pengeluaran individu adalah makanan jadi dan sebagainya. Pengeluaran rumah tangga adalah beras sewa rumah, listrik.

Namun, Edy menekankan setiap provinsi memiliki garis kemiskinan yang berbeda-beda tergantung pada tingkat harga dan komoditas yang dikonsumsi.

Secara umum, jumlah orang miskin di Indonesia pada Maret 2026 turun 430 ribu orang menjadi 22,93 juta dibandingkan September 2025.

Dari sisi persentase tingkat kemiskinan tercatat sebesar 8,07 persen atau turun dari September 2025 sebesar 8,25 persen.

Kemiskinan tertinggi ada di Pulau Jawa sebesar 12,02 juta orang (52,42 persen) dan disusul oleh Sumatra sebanyak 5 juta penduduk miskin (21,81 persen).

[Gambas:Youtube]

(ldy/sfr)