Jumlah Penduduk Miskin RI Turun Jadi 22,93 Juta Orang per Maret 2026

CNN Indonesia
Rabu, 05 Agu 2026 12:13 WIB
Dua anak mandi di kolong Tol Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (11/5). Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemprov DKI menyatakan angka kemiskinan di Jakarta meningkat dari 371 ribu menjadi 412 ribu orang pada 2015. ANTARA FOTO/Reno Esnir/Re
BPS mencatat jumlah penduduk miskin Indonesia sebanyak 22,93 juta orang per Maret 2026, turun 0,43 persen dibandingkan angka kemiskinan per September 2025. (Foto: ANTARA FOTO/Reno Esnir)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 22,93 juta orang per Maret 2026, turun 430 ribu orang dibandingkan September 2025.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik M. Edy Mahmud menyebutkan persentase penduduk miskin sebesar 8,07 persen pada Maret 2026, turun dibandingkan September 2025 sebesar 8,25 persen.

"Pada Maret 2026, jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 22,93 juta orang atau turun sebanyak 0,43 juta orang," ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (5/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apabila dilihat secara rinci, jumlah masyarakat miskin di Indonesia terus turun. Pada Maret 2024 jumlah penduduk miskin mencapai 25,22 juta orang, lalu turun menjadi 24,06 juta orang pada September 2024.

Lalu, pada Maret 2025 jumlahnya 23,85 juta orang dan turun menjadi 23,36 juta orang pada September. Kondisi ini terus berlanjut hingga saat ini.

Kemiskinan tertinggi ada di Pulau Jawa sebesar 12,02 juta orang (52,42 persen), disusul oleh Sumatera sebanyak 5 juta penduduk miskin (21,81 persen).

"Jumlah penduduk miskin paling sedikit berada di pulau Kalimantan yaitu 870 ribu orang atau kira-kira sekitar 3,79 persen dari keseluruhan penduduk miskin di Indonesia," pungkas Edy.

[Gambas:Youtube]

(ldy/pta)