Pengangguran RI Turun Jadi 7,22 Juta Orang per Mei 2026
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia turun 24 ribu orang menjadi 7,22 juta orang per Mei 2026 dibandingkan data pengangguran Februari 2026.
Berdasarkan data BPS, penduduk yang masuk dalam kategori angkatan kerja sebanyak 155,41 juta orang, naik 497 ribu orang.
Dari total 155,41 juta orang dalam kategori angkatan kerja, sebanyak 148,19 juta orang bekerja, sementara sisanya menganggur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Angkatan kerja yang tidak terserap pasar kerja adalah pengangguran, yaitu sebanyak 7,22 juta orang atau turun sekitar 24 ribu orang dibandingkan Februari 2026," ujar Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik M. Edy Mahmud dalam konferensi pers, Rabu (5/8).
Angka pengangguran terbanyak ada di wilayah perkotaan sebanyak 5,54 persen dan di perdesaan hanya 3,15 persen. Sementara berdasarkan jenis kelamin, pengangguran laki-kali sebanyak 4,85 persen dan perempuan 4,32 persen.
Sementara itu, secara rinci, dari 148,19 juta orang penduduk bekerja, sebanyak 98,983 juta orang tercatat bekerja penuh. Sisanya, sebanyak 38,41 juta orang bekerja paruh waktu dan 10,78 juta orang setengah menganggur.
Setengah pengangguran ini adalah mereka yang bekerja kurang dari 35 jam seminggu dan masih mencari atau menerima pekerjaan tambahan.
(lid/pta)