Apa Tugas Sri Mulyani Pimpin Pendanaan Bank Dunia untuk Negara Miskin?

CNN Indonesia
Rabu, 05 Agu 2026 09:15 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait pemberian tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 untuk aparatur sipil negara (ASN) di Jakarta, Jumat (15/3/2024). Pemerintah menganggarkan  sebesar Rp48,7 triliu
Sri Mulyani mendapat tugas baru dari Bank Dunia. Ia ditunjuk sebagai Ketua Bersama Independen untuk pendanaan ke negara-negara termiskin. Apa saja tugasnya? (Foto: ADITYA PRADANA PUTRA/ADITYA PRADANA PUTRA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani mendapat tugas baru dari Bank Dunia. Ia ditunjuk sebagai Ketua Bersama Independen Asosiasi Pembangunan Internasional (IDA) dalam proses pengisian kembali pendanaan (replenishment) ke-22. Apa saja tugasnya?

IDA merupakan salah satu sumber pendanaan terbesar di dunia untuk memerangi kemiskinan ekstrem di negara-negara berpendapatan rendah, dengan menyediakan pinjaman berbunga nol atau rendah, serta hibah kepada.

Pinjaman dan hibah itu untuk membiayai proyek dan program yang mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat ketahanan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai Ketua IDA untuk replenishment ke-22, Sri Mulyani bertugas memimpin upaya menghimpun dukungan kebijakan dan pendanaan bagi negara-negara termiskin dunia.

"Sri Mulyani akan memimpin bersama proses replenishment IDA22 dengan Paschal Donohoe, Managing Director sekaligus Chief Knowledge Officer Grup Bank Dunia," kata Bank Dunia dalam keterangan resmi di Washington AS, Senin (3/8).

Menurut Bank Dunia, nama Sri Mulyani terpilih dari daftar kandidat yang diseleksi oleh komite pencarian, yang terdiri dari perwakilan negara donor dan negara peminjam.

Dalam tugas barunya, Sri Mulyani akan mendorong penguatan dukungan kebijakan sekaligus pendanaan IDA22 dari negara-negara donor maupun negara peminjam.

Bank Dunia menilai Sri Mulyani merupakan salah satu tokoh paling berpengalaman di bidang pembiayaan pembangunan internasional.

Lembaga keuangan global tersebut mencatat saat ini Sri Mulyani menjabat sebagai Blavatnik World Leaders Fellow 2025-2026 di Universitas Oxford. Sebelumnya, ia menjadi perempuan pertama yang menjabat sebagai Menteri Keuangan Indonesia serta pernah menjabat sebagai Managing Director dan Chief Operating Officer Bank Dunia.

"Pengalaman tersebut memberinya keahlian mendalam dalam kebijakan pembangunan maupun pembiayaan multilateral. Sri Mulyani juga pernah masuk dalam daftar 100 Perempuan Paling Berpengaruh di Dunia versi Forbes," imbuh Bank Dunia.

Pertemuan replenishment IDA umumnya digelar setiap tiga tahun untuk menghimpun pendanaan baru bagi IDA, dana milik Bank Dunia yang ditujukan untuk negara-negara termiskin di dunia. Pertemuan tersebut juga menjadi forum bagi para mitra untuk meninjau kebijakan-kebijakan IDA.

Siklus replenishment IDA22 akan resmi dimulai dalam Mid-Term Review yang digelar di Tashkent, Uzbekistan, pada Desember 2026.

Pertemuan terakhir untuk penggalangan komitmen pendanaan (pledging meeting) diperkirakan berlangsung pada Desember 2027. Hasil IDA22 akan menentukan besaran pembiayaan konsesional yang tersedia bagi 78 negara hingga tahun 2031.

Sejak berdiri pada 1960, IDA telah menyalurkan lebih dari US$632 miliar untuk investasi di 115 negara.

[Gambas:Youtube]

(pta)