Trik Siasati Peningkatan Daftar Ulang Kuliah dan Biaya Pendidikan

BRI | CNN Indonesia
Selasa, 04 Agu 2026 18:04 WIB
Student girl holding books and smartphone while walking in school campus background, education, back to school concept
Ilustrasi. (Foto: istockphoto/mangpor_2004)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menyambut kelulusan anak ke perguruan tinggi, ada realitas finansial di belakangnya, berupa biaya pendidikan dengan tenggat waktu relatif singkat. Tanpa perencanaan yang matang, lonjakan pengeluaran ini berpotensi mengganggu arus kas (cash flow) rumah tangga.

Faktanya, biaya kuliah tak hanya mencakup Uang Kuliah Tunggal (UKT) per semester. Masih ada deretan komponen biaya awal lainnya, mulai Uang Pangkal atau Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI), sewa tempat tinggal atau kos, hingga biaya transportasi dan relokasi, serta perangkat pendukung seperti laptop dan perlengkapan belajar spesifik sesuai jurusan.

Menghadapi tumpukan tagihan tersebut, tidak disarankan menguras habis dana darurat atau tabungan operasional. Idealnya, dana darurat tetap disimpan untuk mengantisipasi risiko mendesak seperti masalah kesehatan atau kehilangan pendapatan. Di sisi lain, kebutuhan harian rumah tangga dan biaya sekolah untuk anak lainnya harus tetap berjalan stabil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk menjaga kestabilan finansial, mengalihkan pembayaran besar di awal menjadi cicilan bulanan yang terstruktur merupakan solusi realistis. Pendekatan ini membantu orang tua memenuhi kebutuhan kuliah anak tanpa harus mengorbankan pos pengeluaran penting lainnya.

Solusi Pembiayaan Lewat BRI Multiguna Karya

Bagi karyawan yang membutuhkan dana segar dengan proses yang aman dan terencana, fasilitas pinjaman BRI Multiguna Karya dari Bank BRI hadir sebagai salah satu opsi pembiayaan yang dapat diandalkan. Produk ini memberikan fleksibilitas bagi orang tua dalam mengelola pengeluaran skala besar seperti daftar ulang dan persiapan kuliah.

Beberapa keunggulan utama BRI Multiguna Karya meliputi:

Proses Pengajuan Praktis: Alur pengajuan dirancang cepat dan efisien, sangat membantu saat mengejar batas waktu pembayaran daftar ulang kuliah yang ketat.

Skema Cicilan Ringan: Tenor dan jumlah pinjaman dapat disesuaikan dengan kemampuan finansial bulanan sehingga tidak memberatkan anggaran rutin keluarga.

Plafon Menyesuaikan Kebutuhan: Nilai pembiayaan yang fleksibel mampu menutup seluruh biaya awal, mulai dari uang pangkal, akomodasi, hingga pembelian laptop.

Penggunaan Multifungsi: Selain pemenuhan dana pendidikan anak, fasilitas pembiayaan ini juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan keluarga lainnya.

Pendidikan tinggi merupakan investasi penting bagi masa depan anak. Dengan manajemen keuangan yang tepat dan dukungan fasilitas pembiayaan yang terukur, orang tua dapat memenuhi kebutuhan studi anak secara tenang tanpa mengganggu stabilitas keuangan harian.

Informasi lebih lanjut mengenai pengajuan dan simulasi cicilan dapat diakses melalui tautan resmi bbri.id/brimultigunakarya.

(rea/rir)


[Gambas:Video CNN]