Hari Mangrove Sedunia, PNM Beri Dampak bagi Lingkungan-Ekonomi Pesisir

PNM | CNN Indonesia
Senin, 27 Jul 2026 11:59 WIB
PNM
(Foto: dok PNM)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) memperingati Hari Mangrove Sedunia 2026 dengan menanam 22 ribu pohon mangrove secara serentak di 18 titik kawasan pesisir di Indonesia.

Aksi yang dijalankan di bawah payung program PNM Green Impact ini turut menggandeng pemerintah daerah, komunitas lingkungan, masyarakat, serta nasabah binaan.

Program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PNM. Sejak 2024 hingga 2026, PNM telah menanam 196.700 pohon mangrove di 58 lokasi di berbagai wilayah Indonesia sebagai upaya menjaga ekosistem pesisir sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi PNM, menjaga lingkungan tidak dapat dipisahkan dari upaya pemberdayaan. Banyak nasabah PNM menjalankan usaha yang bergantung pada ekosistem pesisir, mulai dari perikanan, budidaya hasil laut, perdagangan, hingga usaha kuliner berbasis hasil tangkapan nelayan.

Ketika abrasi dan kerusakan lingkungan mengancam kawasan pesisir, yang terdampak bukan hanya alam, tetapi juga keberlangsungan usaha dan penghidupan keluarga.

Direktur Utama PNM, Kindaris, mengatakan bahwa pemberdayaan yang sesungguhnya adalah memastikan masyarakat memiliki masa depan yang berkelanjutan.

"PNM percaya bahwa pemberdayaan tidak hanya berbicara tentang hari ini, tetapi juga tentang menjaga kesempatan hidup bagi generasi berikutnya. Ketika kita menanam mangrove, yang kita tanam bukan sekadar pohon, melainkan perlindungan bagi lingkungan, keberlanjutan usaha masyarakat, dan harapan bagi ribuan keluarga yang menggantungkan hidupnya pada ekosistem pesisir," ujar Kindaris.

Selain melindungi pantai dari abrasi, intrusi air laut, dan gelombang ekstrem, mangrove juga menjadi habitat berbagai biota laut serta berperan penting dalam menyerap karbon. Dalam konteks ini, setiap pohon yang ditanam turut mendukung ketahanan ekonomi masyarakat yang hidup di kawasan pesisir.

Terlebih, ekosistem mangrove membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, seperti pembibitan mangrove, ekowisata, budidaya perikanan ramah lingkungan, hingga pengolahan berbagai produk bernilai tambah. Potensi tersebut diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, serta mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir.

PNM Green Impact menjadi penegasan bahwa pemberdayaan tidak hanya melalui akses pembiayaan dan pendampingan usaha, tetapi juga lewat upaya menjaga lingkungan sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi.

(rea/rir) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]