BULOG Serap 3,5 Juta Ton Beras Petani, Siap Sambut Target Swasembada

Perum Bulog | CNN Indonesia
Sabtu, 25 Jul 2026 13:35 WIB
Perum Bulog
(Foto: dok Perum Bulog)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perum BULOG mencatatkan capaian pengadaan setara beras hasil panen dalam negeri yang tembus 3,5 juta ton hingga 24 Juli 2026, atau sekitar 87 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton.

Capaian ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, yang mendukung perwujudan swasembada pangan berkelanjutan.

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan pengadaan ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan yang bekerja secara terpadu sejak masa panen hingga penyerapan gabah dan beras di berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah, hingga 24 Juli 2026 pengadaan setara beras hasil panen dalam negeri telah mencapai 3,5 juta ton. Capaian ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh pihak, mulai dari petani, penyuluh pertanian lapangan (PPL), Babinsa, Bhabinkamtibmas, mitra kerja BULOG, pemerintah daerah, hingga pemerintah pusat. Kolaborasi yang terjalin secara optimal menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan," ujar Rizal.

Dengan tren pengadaan yang terus meningkat, BULOG optimistis target pengadaan 4 juta ton setara beras akan tercapai dalam waktu dekat.

Rizal meyakini, capaian tersebut akan semakin memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP), dan menjadi bukti bahwa Indonesia berada pada jalur yang tepat dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan pada tahun 2026.

"BULOG optimistis target 4 juta ton akan segera tercapai. Ini bukan sekadar pencapaian angka, tetapi menjadi wujud nyata keberhasilan bersama dalam memperkuat kemandirian pangan nasional. Kami meyakini, dengan dukungan seluruh pihak, cita-cita swasembada pangan berkelanjutan akan semakin kokoh dan dapat diwujudkan secara optimal hingga akhir September 2026," tambahnya.

Rizal menyatakan, setelah target pengadaan 4 juta ton tercapai, BULOG tidak akan menghentikan penyerapan gabah dan beras hasil panen petani dalam negeri.

Sejalan dengan komitmen hadir untuk petani, BULOG ditegaskan terus mengoptimalkan penyerapan sesuai ketersediaan produksi nasional sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat cadangan pangan nasional.

"Langkah ini penting untuk menjaga harga gabah tetap baik di tingkat petani, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus memperbesar Cadangan Beras Pemerintah sebagai instrumen utama menjaga stabilitas pangan nasional," kata Rizal.

Ke depannya, Perum BULOG siap memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan proses penyerapan hasil panen berjalan optimal di berbagai wilayah sentra produksi.

Dengan dukungan seluruh elemen, BULOG optimistis swasembada pangan berkelanjutan dapat terus dipertahankan sebagai fondasi menuju Indonesia yang semakin mandiri, tangguh, dan berdaulat di bidang pangan.

(rea/rir) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]