PAS Sky Shop, Pertamina Bawa Produk UMKM Terbang Bersama Pelita Air
PT Pertamina (Persero) berkolaborasi dengan PT Pelita Air Service (Pelita Air) menghadirkan program layanan pengalaman belanja di atas pesawat PAS Sky Shop, yang memberikan ruang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan untuk memperkenalkan dan memasarkan produk-produk unggulan kepada ribuan penumpang Pelita Air di ketinggian lebih dari 35.000 kaki.
Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita mengatakan, UMKM berperan sebagai pilar utama dalam pembangunan ekonomi kerakyatan, yang telah terbukti mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal ini disampaikan usai penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Pertamina (Persero) dan PT Pelita Air Service, di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Kamis (23/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagai BUMN, Pertamina berkomitmen penuh untuk melakukan pembinaan dan pemberdayaan UMKM sebagai salah satu implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan serta mendukung pencapaian Asta Cita Presiden, khusus nya poin ke-3 terkait Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas dan Pengembangan Kewirausahaan," ujar Arya.
Kolaborasi Pertamina Grup ini merupakan wujud komitmen membentuk ekosistem yang mendukung UMKM untuk dapat terlibat dalam proses bisnis korporasi, juga sebagai upaya penciptaan lapangan kerja berkualitas dengan mendorong pertumbuhan industri kreatif dan melanjutkan pembangunan infrastruktur.
"Pertamina berharap dapat membantu para pengusaha lokal untuk semakin berdaya saing dan tumbuh berkembang secara berkelanjutan menjadi enterpreneur yang tangguh, mandiri dan kreatif," tambah Arya.
Sementara, Direktur Utama PT Pelita Air Service, Faik Fahmi menyatakan bahwa inisiatif ini lahir atas kecintaan yang nyata terhadap produk asli Indonesia. Menurutnya, sinergi Pelita Air dan Pertamina dalam menghubungkan pembinaan UMKM dengan akses pasar, membuat pertumbuhan bisnis dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi nasional.
Faik optimistis, Pelita Air adalah saluran pemasaran yang tepat bagi UMKM binaan Pertamina untuk dapat dikenal lebih jauh oleh masyarakat.
"Kami percaya, ketika layanan penerbangan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus membuka ruang bagi UMKM untuk terus berkembang, maka disitulah konektivitas tak sekadar menghubungkan wilayah, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian negeri," tutur Faik.
Salah satu UMKM yang bergabung dalam PAS Sky Shop adalah Bali Ayu Nature, produsen produk perawatan tubuh asal Bali. Founder Bali Ayu Nature, Komang Yatik, mengaku bangga karena produknya kini dapat dipasarkan kepada penumpang Pelita Air.
"Saya sangat bangga mendapat kesempatan ikut dalam program ini. Produk kami sekarang bisa terbang lebih tinggi bersama Pelita Air. Semoga ke depan tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga hingga pasar internasional," katanya.
Komang menyebut, sejak menjadi UMKM binaan Pertamina, usahanya memperoleh berbagai pendampingan, mulai dari pelatihan, promosi, pameran hingga business matching yang mempertemukannya langsung dengan calon pembeli.
"Perkembangan usaha kami sangat terasa. Selain bisnis semakin maju, kami juga bisa membuka lapangan pekerjaan. Saat ini sekitar 90 persen tenaga kerja kami adalah ibu rumah tangga, sehingga program ini juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar," ujar Komang.
Pelaku UMKM lainnya, Rosilawati sebgai pendiri Uwaisgen asal Klungkung, Bali, mengakui manfaat serupa. Melalui PAS Sky Shop, produk tas berbahan kain tenun tradisional Bali buatannya kini tersedia di dalam penerbangan Pelita Air.
"Bangga sekali karena karya kami bisa diapresiasi dan dibawa terbang ke berbagai daerah. Program ini juga berdampak pada para pengrajin tenun tradisional yang sebagian besar adalah perempuan, sekaligus membuka lapangan kerja baru," ujarnya.
Adapun founder Adabina Scarves, Heni Danasworo, menghadirkan koleksi hijab dan mukena eksklusif yang hanya dapat diperoleh di dalam penerbangan Pelita Air. Produk tersebut dirancang khusus dengan mengusung tema Nusantara melalui motif batik bernuansa lembut.
"Saya benar-benar tidak menyangka produk kami bisa lolos kurasi dan dijual di dalam pesawat. Kami mendesain khusus hanya untuk Pelita Air, sehingga pelanggan tidak bisa mendapatkannya di toko online maupun offline kami. Semoga produk ini diterima dengan baik oleh para penumpang dan semakin meningkatkan penjualan UMKM lokal," tutup Heni.
(rea/rir) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]