Dolar AS Loyo, Rupiah Bangkit ke Level Rp17.986 Sore Ini
Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.986 per dolar AS pada perdagangan Kamis (16/7) sore. Mata uang Garuda menguat 82 poin atau 0,45 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Penguatan rupiah sejalan dengan sejumlah mata uang di kawasan Asia yang menguat terhadap dolar AS. Peso Filipina menguat 0,09 persen, ringgit Malaysia naik 0,14 persen, yen Jepang menguat 0,05 persen, dan won Korea Selatan terapresiasi 0,46 persen.
Sementara itu, beberapa mata uang Asia lainnya justru melemah terhadap dolar AS. Yuan China turun 0,02 persen, dolar Hong Kong terkoreksi 0,01 persen, sedangkan dolar Singapura melemah tipis 0,04 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kelompok mata uang negara maju, pergerakannya juga bervariasi. Euro Eropa menguat 0,03 persen. Sebaliknya, poundsterling Inggris melemah 0,11 persen, dolar Australia turun 0,11 persen, dolar Kanada terkoreksi 0,02 persen, dan franc Swiss melemah 0,16 persen.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah ditutup menguat cukup tajam terhadap dolar AS karena ditopang pelemahan indeks dolar AS.
Menurutnya, penurunan indeks dolar dipicu data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih rendah dari perkiraan pasar sehingga memicu turunnya ekspektasi kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).
"Rupiah ditutup menguat cukup tajam terhadap dolar AS, didukung oleh penurunan indeks dolar AS menyusul data-data inflasi yang lebih rendah dari harapan sehingga memicu menurunnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Sentimen domestik juga masih cukup positif didukung oleh dipertahankannya peringkat kredit Indonesia oleh S&P," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Kamis (16/7).
as a preferred source on Google