Amran Pastikan Harga Beras RI Stabil di Tengah Gejolak Harga Dunia

CNN Indonesia
Rabu, 15 Jul 2026 17:51 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Rimba Raya KM 60, Bener Meriah, Aceh, Selasa (14/7).
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan harga beras di Indonesia tetap stabil meski harga beras di tingkal global tengah menanjak. (CNN Indonesia/Dela Naufalia Fitriyani).
Medan, CNN Indonesia --

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan harga beras di Indonesia tetap stabil meski harga komoditas pangan di tingkal global tengah menanjak.

Menurutnya, kondisi tersebut ditopang oleh surplus produksi dan stok beras nasional yang saat ini masih melimpah.

Amran mengatakan kenaikan harga beras di pasar global belum berdampak terhadap harga beras di dalam negeri. Ia menyebut Indonesia memiliki cadangan beras yang cukup untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harga beras (global naik), tapi kita stabil. Kenapa? Beras kita surplus dan stok kita banyak, sangat besar. Harga dunia naik," ujar Amran dalam konferensi pers di Universitas Sumatra Utara (USU), Medan, Rabu (15/7).

Ia menambahkan stabilnya harga beras menjadi salah satu faktor yang menjaga daya beli masyarakat di tengah gejolak harga pangan global.

"Ini Bapak Presiden (Prabowo Subianto), (kebijakannya) harga BBM subsidi tidak naik, harga beras stabil di saat harga dunia naik, dengan akibat Selat Hormuz mungkin salah satunya," ujarnya.

Di sisi lain, Amran menilai kenaikan harga beras dunia juga membuka peluang bagi Indonesia untuk memperluas pasar ekspor. Ia mengungkapkan sejumlah negara telah mulai mengajukan permintaan impor beras dari Indonesia.

"Oh iya pasti (Indonesia ambil celah memanfaatkan kenaikan harga beras). Karena ada beberapa negara minta impor (beras ke Indonesia). Sementara (masih) negosiasi," ujar Amran.

Harga beras dunia kembali melanjutkan tren kenaikan. Berdasarkan data Trading Economics, harga beras dunia pada perdagangan terbaru tercatat mencapai US$13,75 per hundredweight (cwt).

Posisi itu lebih tinggi dibandingkan US$12,48 per cwt pada 23 Juni 2026, setelah mengalami kenaikan dan menyentuh level tertinggi dalam lebih dari sepekan.

Kenaikan harga beras global terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan di sejumlah negara, termasuk dampak fenomena El Nino dan ketidakpastian rantai pasok internasional.

[Gambas:Video CNN]

(del/sfr) Add as a preferred
source on Google