Rupiah Menguat Tipis ke Rp18.091 per Dolar AS Sore Ini
Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp18.091 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (14/7). Mata uang Garuda menguat 18 poin atau 0,10 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Pergerakan rupiah sejalan dengan mata uang Asia yang bergerak variatif terhadap dolar AS. Yuan China menguat 0,01 persen, yen Jepang naik 0,06 persen, dan won Korea Selatan terapresiasi 0,21 persen.
Di sisi lain, peso Filipina melemah 0,21 persen, ringgit Malaysia terdepresiasi 0,17 persen, dolar Hong Kong terkoreksi 0,21 persen, sementara dolar Singapura menguat 0,12 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, mata uang negara maju juga bergerak beragam terhadap dolar AS. Euro menguat 0,17 persen, poundsterling Inggris naik 0,12 persen, dolar Australia terapresiasi 0,30 persen, dolar Kanada menguat 0,36 persen, dan franc Swiss naik 0,25 persen.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah ditutup menguat didorong sentimen positif dari keputusan lembaga pemeringkat S&P Global Ratings yang mempertahankan peringkat kredit Indonesia.
"Rupiah ditutup menguat terhadap dolar AS didukung oleh sentimen positif dari laporan S&P yang mempertahankan rating kredit Indonesia. Penguatan masih terbatas mengingat eskalasi di Timur Tengah masih mendukung dolar AS dan melambungkan harga minyak dunia hingga US$80 per barel," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com, Selasa (14/7).
(lau/ins) Add
as a preferred source on Google