Rupiah Melemah ke Rp18.109 per Dolar AS Sore Ini

CNN Indonesia
Senin, 13 Jul 2026 16:13 WIB
Mata uang dolar AS dan Rupiah di valas Ayu Masagung, Jakarta, Selasa 24 Desember 2024. Nilai tukar rupiah dibuka di posisi Rp16.184 per dolar AS di perdagangan pasar spot pada Selasa (24/12) pagi. Mata uang Garuda naik 12 poin atau plus 0,07 persen.
Nilai tukar rupiah melemah 0,24 persen ke Rp18.109 per dolar AS pada perdagangan Senin (13/7) sore. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

Nilai tukar rupiah berada di level Rp18.109 per dolar AS pada perdagangan Senin (13/7) sore. Mata uang Garuda melemah 44 poin atau 0,24 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang berada di zona merah terhadap dolar AS. Yuan China turun 0,08 persen, peso Filipina melemah 0,07 persen, serta ringgit Malaysia terdepresiasi 0,07 persen.

Kemudian, Dolar Singapura melemah 0,08 persen, yen Jepang turun 0,27 persen, won Korea Selatan terapresiasi 0,14 persen, dan dolar Hong Kong menguat 0 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, mata uang utama negara maju cenderung bervariasi terhadap dolar AS. Euro Eropa turun 0,13 persen, poundsterling Inggris melemah 0,04 persen, dan dolar Australia terkoreksi 0,20 persen.

Di sisi lain, dolar Kanada menguat 0,10 persen, sedangkan franc Swiss menguat 0,04 persen.

Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan rupiah akibat kombinasi faktor eksternal dan internal. Dari sisi eksternal, konflik geopolitik antara AS dan Iran yang kembali memanas dan harga minyak yang kembali melonjak memengaruhi rupiah yang melemah.

"Prospek kenaikan harga energi yang berkelanjutan telah menghidupkan kembali kekhawatiran akan guncangan inflasi lainnya, memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin harus mempertahankan suku bunga tinggi untuk waktu yang lebih lama," ujar Ibrahim dalam keterangan tertulis, Senin (13/7).

Sementara dari sisi internal, pergerakan rupiah hari ini dipengaruhi oleh dugaan kasus korupsi yang menyeret Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah dan konflik antara penegak hukum.

Ibrahim menjelaskan kasus yang terjadi dapat berdampak terhadap karena hukum sebagai faktor lingkungan bisnis yang sangat memengaruhi kinerja ekonomi melalui perilaku ekonomi, efisiensi ekonomi, investasi maupun inovasi.

"Negara yang memiliki sistem hukum buruk seperti Indonesia cenderung terhambat kinerja dan pertumbuhan ekonominya," tambahnya.

Ia memperkirakan pergerakan rupiah besok (14/7) berada dalam rentang Rp18.100 hingga Rp18.150 per dolar AS.

[Gambas:Video CNN]

(fln/sfr) Add as a preferred
source on Google