Daftar Pemilik Saham RANS: Ada Raffi Ahmad hingga Kaesang Pangarep

CNN Indonesia
Sabtu, 11 Jul 2026 08:07 WIB
PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). RANS menawarkan sebanyak 2.525.000.000 saham baru atau sebesar 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp170 per
PT RANS Entertainment Indonesia Tbk membeberkan susunan daftar pemilik saham perseroan. (CNN Indonesia/ Endrapta Ibrahim).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT RANS Entertainment Indonesia Tbk membeberkan susunan daftar pemilik saham perseroan.

Pada Jumat (10/7) ini, perusahaan baru saja secara resmi mencatatkan saham perdana (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Nama Founder RANS Raffi Ahmad masih menjadi pemegang saham terbesar, sedangkan sejumlah nama lain seperti Kaesang Pangarep hingga Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria juga tercatat sebagai pemilik saham perseroan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah IPO, berdasarkan prospektus ringkas yang diterbitkan perusahaan, Raffi Ahmad menguasai 7,93 miliar saham atau setara 62,93 persen.

Posisi pemegang saham terbesar berikutnya ditempati PT Indonesia Entertainment Grup dengan kepemilikan 911,5 juta saham atau 7,23 persen.

Sementara itu, COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria tercatat memiliki 345,25 juta saham atau 2,74 persen. Porsi kepemilikan tersebut hampir setara dengan Soultan Ariq Rachman yang menguasai 345,5 juta saham atau 2,74 persen.

Nama lain yang masuk dalam daftar pemegang saham adalah Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep. Putra bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu tercatat memiliki 115,25 juta saham atau sekitar 0,91 persen.

Selain Kaesang, terdapat pula Direktur Utama RANS Nagita Slavina yang menguasai 124,75 juta saham atau 0,99 persen, kemudian Direktur Emtek Group sekaligus CEO Emtek Media (SCMA) & Vidio Sutanto Hartono dengan kepemilikan 144 juta saham atau 1,14 persen.

Lalu ada Hikmat Janika tercatat memiliki 86,25 juta saham atau setara 0,68 persen, PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi menguasai 76,75 juta saham atau 0,61 persen, serta masyarakat sebesar 2,52 miliar saham atau 20,02 persen.

[Gambas:Video CNN]

 

(dhz/sfr) Add as a preferred
source on Google