Dirut BULOG Targetkan Stok Beras di Papua Naik Tiga Kali Lipat
Perum BULOG menargetkan ketersediaan beras di Papua naik sebanyak tiga kali lipat. Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan bahwa penambahan stok itu bertujuan mengantisipasi tingginya kebutuhan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Rizal dalam kunjungan kerja ke Komplek Gudang BULOG Argapura, Kantor Wilayah Papua, Jayapura, pada Senin (6/7). Didampingi Direktur SDM dan Transformasi, Ade Prastya Nurdin, saat itu Rizal memastikan kondisi gudang, kualitas beras, serta kesiapan stok pangan di wilayah Papua.
Saat ini, stok beras Perum BULOG di seluruh wilayah Papua mencapai sekitar 17 ribu ton, dengan 985 ton di antaranya tersimpan di Gudang Argapura, Jayapura.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perputaran dan kebutuhan beras di Papua cukup tinggi. Karena itu, kami menargetkan peningkatan ketersediaan stok beras di Papua hingga tiga kali lipat agar tidak ada lagi kekosongan maupun kekurangan beras di seluruh wilayah Papua," ujar Rizal.
Saat peninjauan, Rizal memeriksa langsung kualitas beras, mulai dari warna, berat setiap karung, hingga kondisi fisik guna memastikan seluruh komoditas yang disimpan memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan.
Ia menambahkan, BULOG masih akan terus mencari berbagai solusi untuk memperkuat sistem distribusi pangan, terutama ke wilayah-wilayah yang memiliki tantangan geografis.
"Papua memiliki tantangan distribusi yang tidak ringan. Karena itu kami akan menghadirkan solusi yang lebih efektif, termasuk memperkuat sinergi dengan TNI yang memiliki armada darat, laut, dan udara agar distribusi beras dapat menjangkau seluruh wilayah Papua dengan lebih cepat dan optimal," kata Rizal.
Melalui kunjungan ini, Perum BULOG terus menjaga kualitas beras, memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP), serta memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi pangan hingga ke seluruh pelosok Papua sebagai upaya mendukung ketahanan pangan nasional.
(rea/rir) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]