Purbaya Kasih Sinyal Prabowo Bakal Rombak Program Kopdes Merah Putih

tim | CNN Indonesia
Jumat, 03 Jul 2026 16:41 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia 2026 di Jakarta Convention Center, Minggu (28/6).
Menkeu Purbaya mengisyaratkan Presiden Prabowo Subianto bakal merombak pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. (Dok. Kemenkeu).
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengisyaratkan Presiden Prabowo Subianto bakal merombak pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.

Hal itu Purbaya ungkap dalam wawancara bersama Denny Sumargo yang diunggah di kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Kamis (2/7).

"Terus yang koperasi (merah putih) mungkin juga sebentar lagi akan diobrak abrik oleh Bapak Presiden," ujar Purbaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah mengalokasikan Rp40 triliun dari total Rp60 triliun dana desa per tahun dipakai untuk mencicil biaya pembangunan Kopdes Merah Putih.

Dana Rp40 triliun per tahun dipakai untuk mencicil pembangunan Kopdes Merah Putih selama enam tahun ke depan.

"Dana Koperasi (Merah Putih) itu Rp240 triliun untuk 80 ribu koperasi. Itu untuk 6 tahun. Saya bayar Rp40 triliun setiap tahun. Desain awal seperti itu,," ujar Purbaya.

Namun, kini dalam perjalanannya, ada beberapa pihak yang membuat sesuatu tanpa sepengetahuan Prabowo di luar desain awal anggaran tersebut.

"Ada beberapa orang yang over kreatif. Bikin ini, bikin itu, bikin ini, yang sebetulnya enggak pernah diketahui Bapak Presiden, paling enggak saya. Itu akan dikendalikan," ujar Purbaya.

Terbaru, target Kopdes Merah Putih yang beroperasi pada tahun ini diturunkan dari 80 ribu menjadi 40 ribu. Penurunan ini karena ada perubahan strategi yang dilakukan pemerintah.

Program Kopdes Merah Putih juga menuai sorotan dari warganet terkait lokasi pembangunan gedung koperasi yang jauh dari pemukiman dan tidak strategis.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan jumlah titik yang disorot sangat kecil dibandingkan dengan total pembangunan Kopdes yang sedang berjalan di Indonesia.

Ia telah mengecek sendiri bahwa keluhan terkait lokasi yang kurang strategis tersebut jumlahnya tidak sampai sepuluh titik.

"Jumlahnya saya sudah hitung, coba bisa disebutin enggak? Kurang dari 10 dari yang sering kita baca di sosial media," ujar Ferry saat konferensi pers di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (2/7), dikutip dari detikfinance.

Ferry menjelaskan penentuan lokasi pembangunan Kopdes Merah Putih tidak ditentukan secara sepihak oleh pemerintah pusat.

Pemilihan titik lokasi, kata dia, telah melalui proses musyawarah panjang yang melibatkan masyarakat desa dan kepala desa setempat.

[Gambas:Youtube]

(dhz/sfr) Add as a preferred
source on Google