PT Pos Bantah Dirut Daud Joseph Mundur Gara-gara Gaji Karyawan Telat

CNN Indonesia
Kamis, 02 Jul 2026 15:25 WIB
Suasana kantor PT Pos Indonesia di Jakarta, Senin, 4 Februari 2019. CNNIndonesia/Safir Makki
PT Pos Indonesia (Persero) membantah pengunduran diri Daud Joseph dari kursi direktur utama karena rumor 32 ribu pekerja dan pensiunan terlambat menerima gaji. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Pos Indonesia (Persero) membantah pengunduran diri Daud Joseph dari kursi direktur utama karena beredar kabar 32 ribu karyawan dan pensiunan perusahaan terlambat menerima gaji.

Corporate Secretary PT Pos Indonesia Iwan Gunawan mengatakan kabar soal keterlambatan pembayaran gaji itu juga tidak benar.

"Tidak ada (kaitannya pengunduran diri Dirut Daud Joseph dengan kabar soal keterlambatan pembayaran gaji)," ujar Iwan kepada CNNIndonesia.com, Kamis (2/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Informasi yang beredar tentang keterlambatan pembayaran gaji karyawan dan pensiunan tidak benar adanya," sambungnya.

Iwan mengatakan seluruh karyawan dan pensiunan tetap menerima gaji seperti biasa.

"Tanggal 1 Juli, seluruh karyawan dan pensiunan tetap menerima gaji sebagaimana biasanya," ujar Iwan.

Daud Joseph mengundurkan diri pada Kamis ini. Iwan mengatakan pengunduran diri ini karena keinginan dan pertimbangan pribadi.

"PT Pos Indonesia (Persero) mengumumkan bahwa Direktur Utama Daud Joseph telah menyampaikan permintaan pengunduran diri dari jabatannya pada tanggal 2 Juli 2026. Alasan pengunduran diri adalah murni dari keinginan dan pertimbangan pribadi yang bersangkutan," ujar Iwan.

Iwan menyampaikan perseroan menghormati keputusan Daud Joseph tersebut, serta menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi yang telah diberikan selama memimpin perusahaan.

Ia memastikan proses transisi kepemimpinan di Pos Indonesia akan dilaksanakan sesuai dengan tata kelola yang berlaku.

"Selama proses tersebut berlangsung, PT Pos Indonesia memastikan kegiatan operasional perusahaan tetap berjalan dan tidak mengganggu proses layanan kepada seluruh stakeholder," ujarnya.

Ia mengatakan sebagai bagian dari Danantara, Pos Indonesia tetap berkomitmen menjalankan amanah Pemegang Saham dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, memperkuat kinerja perusahaan, serta menjalankan program kerja strategis yang sedang berlangsung.

"PT Pos Indonesia menegaskan bahwa saat ini kondisi operasional tetap berjalan lancar dan baik. Seluruh pelaksanaan program transformasi dan agenda strategis Perusahaan terus berjalan sesuai rencana Perusahaan," jelasnya.

Sebelum diangkat jadi dirut Pos Indonesia, Joseph menjabat Direktur Operasional dan Keselamatan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).

Namun, ia mengundurkan diri dari posisi itu setelah ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) pada pertengahan Maret 2026.

Penunjukan sesuai dengan Keputusan Para Pemegang Saham PT Pos Indonesia Nomor 168 Tahun 2026 / SK.065/DI-DAM/DO/2026 tanggal 11 Maret 2026.

Daud Joseph adalah seorang profesional di bidang transportasi dengan latar belakang pendidikan Teknik Metalurgi dari Universitas Indonesia, serta Magister Manajemen dari Thunderbird School of Global Management.

[Gambas:Video CNN]

(dhz/sfr) Add as a preferred
source on Google