Daftar Capaian Pertamina 2025: Laba Rp55 T, Pasok 70 Persen BBM RI

TIM | CNN Indonesia
Rabu, 01 Jul 2026 16:58 WIB
Warga mengisi BBM jenis Pertamax di SPBU kawasan MT Haryono, Jakarta, Selasa, 3 Januari 2023. PT Pertamina (Persero) menurunkan harga BBM jenis Pertamax dari Rp13.900 per liter menjadi Rp12.800. Penurunan harga berlaku mulai Selasa (3/1) pukul 14.00
PT Pertamina (Persero) mencatat sejumlah capaian positif sepanjang tahun buku 2025. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Pertamina (Persero) mencatat sejumlah capaian positif sepanjang tahun buku 2025.

Hal ini dimulai dari laba bersih Rp55,2 triliun, mempertahankan produksi migas di atas 1 juta barel setara minyak per hari (BOEPD), hingga memasok 70 persen kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) nasional.

Berdasarkan Laporan Tahunan Tahun Buku 2025 yang disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Pertamina membukukan pendapatan sebesar US$70,89 miliar atau setara Rp1.167,99 triliun dengan EBITDA mencapai US$11,43 miliar atau Rp188,33 triliun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain mencetak laba, Pertamina juga memberikan kontribusi kepada negara sebesar Rp360,76 triliun melalui pajak, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan dividen.

Perseroan turut merealisasikan investasi di dalam negeri senilai US$5,9 miliar atau Rp97,2 triliun serta menyerap Belanja Produk Dalam Negeri (PDN) sebesar Rp531,5 triliun.

Di sektor hulu, produksi migas tetap terjaga di atas 1 juta BOEPD. Sementara di sektor pengolahan, kilang Pertamina membukukan Yield Valuable Product sebesar 83,7 persen dengan volume pengolahan mencapai 333 juta barel sepanjang 2025.

Pada bisnis hilir, Pertamina memasok sekitar 70 persen kebutuhan BBM nasional. Volume transmisi gas juga tumbuh 4 persen menjadi 587 BSCF, sedangkan volume niaga gas mencapai 305 juta MMBTU.

Di bidang energi baru dan terbarukan, produksi listrik meningkat 3 persen menjadi 8.711 GWh. Perseroan juga berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 2,27 juta ton CO₂e sepanjang 2025 melalui berbagai program dekarbonisasi.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengatakan capaian tersebut menunjukkan Pertamina mampu menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika industri energi global.

Hal itu juga sekaligus memperkuat transisi menuju energi yang lebih rendah karbon.

"Secara keseluruhan, capaian tahun buku 2025 menunjukkan bahwa Pertamina tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga mendorong transisi menuju energi yang lebih rendah karbon, meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian nasional, serta menjaga fundamental keuangan yang sehat dan berkelanjutan," ujar Simon.

Menurutnya, capaian tersebut juga menjadi wujud tanggung jawab Pertamina untuk memastikan energi tetap tersedia dan andal bagi masyarakat, industri, serta berbagai sektor strategis.

(asa) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]