BPS Catat Harga Oli-Bensin Jadi Pendorong Inflasi per Juni 2026

tim | CNN Indonesia
Rabu, 01 Jul 2026 14:20 WIB
Dalam rangka menyambut HUT RI ke-75 PT Pertamina (Persero) menggelar diskon pembelian bahan bakar minyak (BBM). Diskon diberikan dalam bentuk cashback atau pengembalian dana hingga 30 persen untuk pembelian BBM Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, De
BPS mencatat inflasi Juni sebesar 0,44 persen month to month, dengan pendorong utama di kenaikan harga oli hingga bensin yang terjadi sepanjang bulan lalu. (FOTO:CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Juni sebesar 0,44 persen (month to month/mtm). Pendorongnya adalah kenaikan harga oli hingga bensin yang terjadi sepanjang bulan lalu.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan inflasi tertinggi terjadi di kelompok transportasi sebesar 2,29 persen dengan andil 0,28 persen.

"Inflasi kelompok ini disumbang oleh kenaikan harga bensin, tarif angkutan udara dan juga pelumas atau oli mesin," ujar Ateng dalam konferensi pers, Rabu (1/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PT Pertamina memang memutuskan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax sebesar Rp3.950 dari sebelumnya Rp12.300 per liter menjadi menjadi Rp16.250 per liter yang baru efektif per 10 Juni 2026.

"Komoditas bensin dipicu oleh penyesuaian harga beberapa jenis BBM nonsubsidi," kata Ateng.

Senada, untuk kenaikan harga oli disampaikan oleh konsumen. Ganti pelumas yang biasanya Rp50 ribu saja menjadi Rp70 ribu saat ini.

[Gambas:Youtube]

"Saya biasanya ganti oli Rp50 ribu sudah sama jasa. Sekarang kata abang bengkelnya oli aja yang Rp50 ribu, sama jasa jadi Rp70 ribu," kata Marcel seorang pekerja di Jakarta kepada CNNIndonesia.com, Rabu (1/7).

Sementara itu, kenaikan tarif angkutan udara disebabkan oleh tingginya permintaan karena bertepatan dengan libur anak sekolah.

Di sisi lain, inflasi kelompok makanan, minuman, dan tembakau terutama disebabkan oleh kenaikan harga bawang merah, bawang putih, dan beras.

(ldy/ins) Add as a preferred
source on Google