Pegadaian Ajak Generasi Muda "Beli Masa Depan dengan Harga Hari Ini"

Pegadaian | CNN Indonesia
Selasa, 30 Jun 2026 12:58 WIB
Pegadaian
Foto: Arsip Pegadaian
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Pegadaian (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi era digital melalui penyelenggaraan CEO Talks di Universitas Andalas, Padang, Senin (29/6).

Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai transformasi sektor jasa keuangan sekaligus kesiapan memasuki dunia kerja.

Mengusung tema "Inovasi Keuangan Digital dan Inklusi Keuangan: Peran Strategis Pegadaian dalam Pemberdayaan Masyarakat", CEO Talks dirancang sebagai ruang kolaborasi interaktif antara dunia industri dan perguruan tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur Manajemen Risiko, Legal, dan Kepatuhan PT Pegadaian (Persero), Ismail Ilyas, mengajak mahasiswa dan calon wisudawan untuk memperkuat tiga fondasi utama dalam membangun masa depan, yakni literasi keuangan, peningkatan kompetensi, dan kemampuan beradaptasi.

Dalam paparannya, Ismail menegaskan bahwa keberhasilan jangka panjang tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga karakter yang kuat serta kemampuan mengambil keputusan finansial secara bijak sejak dini.

"Dunia kerja akan terus bertransformasi seiring pesatnya perkembangan teknologi. Oleh karena itu, generasi muda wajib menjadi pembelajar sepanjang hayat yang adaptif dan bijak mengelola keuangan," kata Ismail.

"Prinsipnya adalah 'Beli Masa Depan dengan Harga Hari Ini'. Artinya, anak muda harus berani berinvestasi dan membangun perencanaan masa depan yang terukur serta berkelanjutan mulai dari sekarang," ujar Ismail.

Lebih lanjut, Ismail mendorong para mahasiswa untuk langsung mengadopsi kebiasaan finansial yang sehat begitu mereka menerima penghasilan pertama.

Langkah nyata tersebut dapat dimulai dari mengalokasikan dana darurat, menyusun skala prioritas, hingga memilih instrumen investasi yang aman dan sesuai dengan tujuan hidup jangka panjang. Menurutnya, literasi keuangan adalah jangkar penting agar generasi muda tidak terjebak dalam perilaku konsumtif yang merugikan.

Pegadaian secara konsisten memperluas jangkauan edukasi dan inklusi keuangan melalui inovasi digital. Kolaborasi dengan Universitas Andalas ini menjadi bukti nyata bagaimana literasi dapat diintegrasikan langsung dengan aksi digital.

Antusiasme peserta yang didominasi oleh calon wisudawan dan wisudawati ini terlihat sangat masif. Tercatat, sepanjang acara berlangsung, lebih dari 1.000 peserta melakukan pengunduhan aplikasi Tring dan langsung melakukan pembukaan akun Tabungan Emas Pegadaian.

Langkah ini menjadi modal awal bagi para lulusan baru untuk memulai investasi pertama mereka sebelum memasuki dunia profesional.

Melalui program CEO Talks ini, Pegadaian berharap dapat terus menginspirasi dan mencetak generasi emas Indonesia yang tidak hanya adaptif secara teknologi, tetapi juga matang secara finansial, sehingga siap berkontribusi aktif dalam menggerakkan roda perekonomian nasional.

(inh) Add as a preferred
source on Google