Perkuat Literasi Ekonomi Syariah, KNEKS Gandeng 150 Sekolah hingga SLB
Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) bersama Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Jawa Tengah, menggelar Workshop Sekolah Pelopor Ekonomi Syariah (SPES) di Hotel MG Setos Semarang pekan lalu.
Organisasi itu juga menggandeng Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, dan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Tengah
Workshop tersebut diikuti oleh 150 sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB dari seluruh Jawa Tengah dengan total sekitar 450 peserta yang terdiri atas kepala sekolah dan guru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rinciannya, sebanyak 60 SMA, 82 SMK, dan delapan SLB mengikuti kegiatan yang bertujuan memperkuat implementasi kurikulum dan literasi ekonomi syariah di lingkungan pendidikan menengah.
Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah KNEKS Sutan Emir Hidayat mengatakan penyelenggaraan SPES di Jawa Tengah menjadi yang terbesar sejak program tersebut diluncurkan.
"SPES Jawa Tengah ini adalah SPES dengan jumlah peserta terbanyak yang pernah diselenggarakan di Indonesia, sekaligus menjadi SPES pertama yang diikuti oleh Sekolah Luar Biasa (SLB)," ujar Emir dalam keterangannya.
Dengan penambahan peserta dari Jawa Tengah, jumlah Sekolah Pelopor Ekonomi Syariah di Indonesia kini mencapai 267 sekolah hingga Juni 2026. Sebelumnya, hingga Juli 2025 tercatat terdapat 117 sekolah dari tujuh provinsi yang telah ditetapkan sebagai SPES.
Workshop SPES merupakan bagian dari sinergi lintas lembaga untuk meningkatkan kapasitas pendidik dalam mengintegrasikan nilai-nilai ekonomi syariah ke dalam proses pembelajaran.
Peserta memperoleh penguatan materi mengenai konsep ekonomi syariah, pengembangan kurikulum, serta strategi implementasi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
(asa) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]