Pengumuman PLN: Serpong Mati Lampu 3 Jam
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengumumkan akan melakukan pemadaman listrik selama tiga jam di kawasan Serpong, Tangerang. Pernyataan tersebut disampaikan perusahaan dalam akun Instagram resmi PLN UP3 Serpong @plnserpong, Kamis (18/6).
Melansir unggahan di Instagram tersebut dijelaskan bahwa pemadaman disebabkan oleh kendala teknis operasional pada pembangkit.
"Kendala teknis operasional pada pembangkit yang berdampak pada penurunan kapasitas suplai listrik," tulis @plnserpong dalam unggahan Instagram story hari ini (18/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PLN UP3 Serpong menjelaskan estimasi pemadaman akan berlangsung selama tiga jam.
Pemadaman disebut akan terjadi sebagian wilayah Taman Tekno, Jatiuwung dan sekitarnya.
PLN UP3 Serpong menjelaskan langkah pemadaman disebut sebagai upaya menjaga keandalan dan stabilitas sistem kelistrikan.
"PLN terus mengupayakan percepatan pemulihan kondisi operasi pembangkit dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," tulis unggahan tersebut.
Sebelumnya kawasan Depok, Jawa Barat juga mengalami pemadaman listrik. Menurut laporan warganet di Instagram, kawasan Tangerang lainnya juga mengalami mati lampu seperti Rajeg, Cipondoh dan Sepatan siang tadi.
Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pasokan listrik nasional tetap aman dan tidak akan terjadi pemadaman, meski PT PLN (Persero) masih memburu sekitar 18 juta hingga 20 juta ton batu bara untuk memenuhi kebutuhan pembangkit sepanjang 2026.
Bahlil mengatakan kebutuhan batu bara PLN pada tahun ini mencapai 154 juta ton. Dari jumlah tersebut, sekitar 134 juta ton telah diamankan melalui kontrak pasokan.
"Batu bara pun dari total kebutuhan 154 juta ton PLN pada tahun 2026, PLN sudah melakukan kontrak 134 juta ton. Jadi tinggal kurang lebih sekitar 18 juta sampai 20 juta ton yang belum. Jadi overall enggak ada masalah," kata Bahlil usai rapat bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Kamis (18/6).
as a preferred source on Google